Polsek Pengandonan Gelar Patroli KRYD Sore Hari, Fokus Cegah Kejahatan 3C di Wilayah Rawan

Baturaja OKU Sumsel,GemaNusantaraNews.com
Dalam upaya proaktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada momen sore hari yang kerap rawan, Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pengandonan di bawah naungan Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melaksanakan patroli Keliling Rutin Yustisi dan Dialogis (KRYD). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu sore, 10 Januari 2026, ini merupakan bentuk antisipasi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya.

Operasi patroli ini secara resmi dimulai pada pukul 15.30 WIB dan berlangsung hingga waktu yang ditentukan. Personel yang terlibat menyusuri lokasi-lokasi yang telah teridentifikasi sebagai titik rawan, dengan penekanan pada pencegahan tindak kriminal. Pendekatan patroli tidak hanya bersifat preventif dengan kehadiran, tetapi juga dilengkapi dengan komunikasi langsung kepada warga.

Baca juga :  Ny. Endang Syah Afandin Ikuti Rakernas Dekranas, Dorong Kerajinan Langkat Tembus Pasar Internasional

Kebijakan pelaksanaan patroli ini mendapatkan perhatian dari pimpinan. Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui pernyataan yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut. Pernyataan ini menunjukkan bahwa operasi ini merupakan bagian dari strategi yang terkoordinasi dari tingkat polres, bukan sekadar inisiatif sektoral.

Sasaran operasi dijelaskan secara spesifik, yaitu memfokuskan pengawasan pada daerah-daerah yang berpotensi mengalami gangguan kamtibmas, dengan prioritas pencegahan terhadap tiga jenis kejahatan properti yang dikenal sebagai “3C”. Tiga C tersebut adalah Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Fokus ini menunjukkan pemetaan masalah kriminalitas yang jelas.

Dalam pernyataannya, Kasi Humas juga menekankan bahwa kegiatan KRYD bukanlah operasi insidental. Patroli semacam ini akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen nyata institusi Polri dalam menciptakan dan mempertahankan kondisi wilayah yang kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga :  Hari Kesehatan Nasional ke - 61 Kabupaten Langkat Siapkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas

Selama durasi patroli berlangsung, situasi di lapangan dilaporkan tetap terkendali. Personel memantau bahwa kondisi aman dan tertib, serta tidak ditemukan kejadian-kejadian menonjol atau pelanggaran yang memerlukan penindakan. Hal ini mengindikasikan bahwa keberadaan patroli dapat berfungsi sebagai upaya pencegahan yang efektif.

Selain tindakan operasional, petugas juga aktif melakukan imbauan kepada masyarakat. Masyarakat didorong untuk tidak bersikap pasif, melainkan berperan aktif dalam upaya menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Konsep “siskamling” (sistem keamanan lingkungan) secara implisit digaungkan kembali.

Sebagai bagian penting dari imbauan, petugas mengingatkan mengenai jalur komunikasi darurat. Masyarakat yang mengetahui atau mengalami gangguan kamtibmas diimbau untuk segera melaporkannya melalui layanan polisi 110. Penekanan pada pelaporan cepat diharapkan dapat mempercepat respons polisi dan memutus mata rantai kejahatan, menciptakan sinergi antara polisi dan warga dalam membangun keamanan.(gnn/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *