Gemanusantaranews.com Baturaja OKU,Sumatera Selatan – Sebanyak 150 personel Satuan Lalu Lintas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) diterjunkan secara penuh untuk mengatur dan mengamankan arus lalu lintas dalam rangkaian kegiatan Karnaval Drumband Pelajar yang digelar memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) OKU ke-2026.
Pengamanan ketat ini berlangsung pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, sejak pukul 07.00 WIB hingga acara dinyatakan selesai pada sore hari.
Ribuan peserta yang terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten OKU turut memeriahkan karnaval dengan iringan musik drumband yang spektakuler, sementara ribuan warga masyarakat tampak memadati sepanjang ruas jalan untuk menyaksikan atraksi tersebut.
Kegiatan karnaval ini mengambil start dari kawasan depan Rumah Kabupaten OKU dan menempuh rute sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang melintasi sejumlah simpul jalan strategis di pusat Kota Baturaja.
Rute tersebut meliputi Simpang Tiga Dubara, Simpang Tiga Aspol Tangsi, Simpang Tiga SDN 5, hingga Simpang Lima Tugu Batu yang dikenal sebagai pusat keramaian.
Dari titik tersebut, iring-iringan peserta melanjutkan perjalanan melewati Simpang Tiga Pasar Atas, Simpang Empat BRI, Simpang Empat Ogan IV, dan Simpang Tiga Indomaret Lorong Sunda.
Rute panjang ini kemudian berlanjut ke Simpang Tiga Megaria, Simpang Empat Ogan I, Simpang Tiga RSUD, dan Simpang Tiga Ramayana, sebelum akhirnya garis finish ditetapkan di Taman Kota Baturaja sebagai lokasi puncak penampilan semua kontingen.
Pengaturan lalu lintas dilakukan secara bergilir dan situasional di setiap titik rawan kemacetan, mengingat jalur yang dilalui merupakan jalan protokol yang biasa digunakan oleh kendaraan antar kota.
Personel yang disebar tidak hanya bertugas memberlakukan buka-tutup jalur, tetapi juga mengarahkan kendaraan menuju jalur alternatif yang telah disiapkan untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Kapolres OKU, AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa seluruh personel telah mendapat arahan khusus untuk mengedepankan sikap humanis dan responsif di lapangan.
Ia menyampaikan bahwa penempatan personel di titik-titik strategis ini bertujuan memastikan keamanan peserta sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas agar masyarakat yang tidak mengikuti karnaval tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.
Selain mengatur lalu lintas, personel yang bertugas juga dibekali dengan perlengkapan komunikasi portabel untuk berkoordinasi secara real-time dengan pusat kendali operasi di Mapolres OKU.
Setiap perubahan situasi di lapangan, seperti kepadatan ekstrem atau adanya peserta yang terpisah dari rombongan, langsung dilaporkan dan ditangani cepat oleh tim patroli yang bergerak mobile.
Langkah antisipasi ini diambil untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengingat konsentrasi massa dalam jumlah besar berpotensi menimbulkan gesekan atau kecelakaan lalu lintas ringan.
Bahkan, dua unit derek dan satu ambulans siaga telah ditempatkan di titik start dan finish sebagai bentuk kesiapsiagaan darurat.
AKP Ayu Tiara Okta Dita juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang tidak berkepentingan dengan karnaval untuk menghindari ruas jalan yang dilalui peserta guna mengurangi beban kepadatan.
Pihak kepolisian telah memasang spanduk imbauan dan papan penunjuk jalur alternatif sejak H-1 pelaksanaan, sehingga masyarakat sudah mengetahui rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan.
Masyarakat yang tinggal di sekitar rute karnaval juga diminta untuk tidak memarkir kendaraan di bahu jalan agar lebar badan jalan tetap optimal bagi rombongan drumband yang berjalan sambil membawa alat musik berat.
Imbauan ini mendapat respons positif dari warga yang terlihat tertib mengikuti arahan petugas di lapangan.
Antusiasme masyarakat terhadap karnaval tahun ini terbilang luar biasa tinggi, terlihat dari padatnya penonton yang mulai memadati lokasi start sejak pukul 06.00 WIB.
Namun, berkat pengaturan yang sistematis, suasana tetap terlihat kondusif dan tertib tanpa adanya laporan insiden berarti hingga acara berlangsung setengah perjalanan.
Para peserta drumband tampil dengan kostum yang beragam dan formasi yang rapi, menghibur masyarakat yang melambaikan tangan dari sepanjang trotoar yang telah diberi garis pembatas oleh petugas.
Bahkan, beberapa sekolah menampilkan atraksi khusus berupa variasi gerakan dan formasi bubuka yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan penonton.
Setelah menempuh perjalanan selama hampir tiga jam, rombongan karnaval tiba di garis finish di Taman Kota Baturaja sekitar pukul 11.30 WIB dan dilanjutkan dengan sesi penampilan terbaik dari masing-masing kontingen.
Petugas lalu lintas pun secara bertahap membuka kembali jalur yang sempat ditutup, dengan tetap mengutamakan keselamatan pejalan kaki yang masih tersisa di sekitar lokasi.
Hingga acara resmi dinyatakan selesai pada pukul 14.00 WIB, tidak ada kejadian luar biasa yang mengganggu jalannya kegiatan, dan seluruh personel baru ditarik setelah memastikan arus lalu lintas kembali normal sepenuhnya.
Secara keseluruhan, kegiatan karnaval drumband pelajar dalam rangka HUT OKU ke-2026 berlangsung sukses, aman, dan tertib berkat kerja sama yang solid antara kepolisian, panitia pelaksana, dan seluruh elemen masyarakat.
Keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti komitmen Sat Lantas Polres OKU dalam memberikan pelayanan prima kepada publik, baik bagi peserta acara maupun masyarakat umum yang ingin beraktivitas.
Kapolres OKU menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah bekerja maksimal di lapangan serta kepada warga yang telah mematuhi arahan lalu lintas.
Diharapkan sinergi ini tetap terjaga untuk menyukseskan agenda-agenda besar lainnya di Kabupaten OKU di masa mendatang.(red)












