Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar kegiatan talk show interaktif bertajuk penyuluhan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Acara ini menjadi salah satu strategi komunikasi publik yang inovatif untuk menjangkau masyarakat secara luas di tengah kesibukan sehari-hari.
Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Studio Radio Sukses FM yang berlokasi di Baturaja, ibu kota Kabupaten OKU.
Pemilihan media radio dinilai sangat tepat karena siarannya dapat dinikmati oleh pendengar dari berbagai kalangan, termasuk pengendara, petani, ibu rumah tangga, hingga pekerja kantoran tanpa perlu akses internet.
Talk show ini dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, tepat pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Waktu pelaksanaan dipilih pada jam produktif agar pesan kamtibmas dan pencegahan karhutla dapat langsung diterapkan oleh masyarakat dalam aktivitas mereka sepanjang hari.
Acara ini disampaikan langsung oleh narasumber berkompeten, yakni Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Baturaja Barat, Aiptu Ade Mas Putra, S.H.
Sementara itu, jalannya diskusi dipandu oleh presenter profesional Anita Winarni, S.I.Kom.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., turut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk upaya nyata Polres OKU untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mengantisipasi potensi bencana karhutla.
Kapolres menegaskan bahwa edukasi publik harus terus dilakukan secara masif agar masyarakat semakin sadar dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Dalam dialog interaktif yang berlangsung santai namun mendalam, Aiptu Ade Mas Putra menyampaikan sejumlah imbauan penting.
Ia menjelaskan langkah-langkah pencegahan kriminalitas, bagaimana peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, serta prosedur penanganan awal jika menemukan potensi gangguan kamtibmas di wilayah masing-masing.
Terlebih lagi, narasumber menekankan bahaya karhutla yang kerap meningkat pada musim kemarau.
Masyarakat diminta dengan tegas untuk tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun, karena satu percikan api dapat memicu bencana ekologis yang merugikan banyak pihak, mengganggu kesehatan, serta berpotensi menimbulkan jeratan hukum.
Kegiatan talk show berlangsung lancar tanpa kendala dan mendapatkan respons positif dari para pendengar Radio Sukses FM.
Polres OKU berharap edukasi semacam ini dapat menjadi penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Ke depan, program serupa akan terus digalakkan melalui berbagai media untuk memastikan pesan kamtibmas dan pencegahan karhutla sampai ke seluruh lapisan warga OKU.(red)












