Polres OKU Bersama Pertamina Perketat Pengawasan Distribusi BBM Jelang Lebaran

GemaNusantaraNews.com,OKU Baturaja, 18 Maret 2025 – Menjelang libur Lebaran, Polres OKU bersama Pertamina semakin memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mencegah penyimpangan dan memastikan penyaluran yang tepat sasaran. Langkah ini dilakukan melalui kegiatan monitoring, pengecekan, serta himbauan kepada pemilik dan pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Pidsus Polres OKU, Ipda Indra Syah Putra, S.H., M.Si., yang didampingi oleh Pimpinan Retail Pertamina OKU serta personel Pidsus Polres OKU. Mereka turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Fokus utama pengawasan adalah BBM bersubsidi, yang sering menjadi sasaran praktik penyalahgunaan.

Dalam kegiatan ini, tim melakukan pengecekan di dua SPBU utama di Baturaja Timur, yaitu SPBU 24.321.162 di Jalan Lintas Utama Sumatera, Kelurahan Sukaraja, serta SPBU 24.321.61 di Jalan Jenderal A. Yani, Tanjung Baru. Kedua SPBU ini dipilih karena berada di jalur strategis dan sering mengalami lonjakan permintaan BBM, terutama menjelang musim mudik Lebaran.

Baca juga :  Reses di OKU, Andie Dinialdie Terima Aspirasi Soal Listrik Sekolah hingga Jalan Poros Airgading

Kanit Pidsus Polres OKU, Ipda Indra Syah Putra, S.H., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan himbauan kepada pemilik SPBU agar lebih ketat dalam mengawasi pengisian BBM, terutama yang menggunakan sistem barcode. Setiap operator pengisian diimbau untuk lebih teliti dalam mencocokkan data barcode dengan fisik kendaraan guna menghindari praktik pengisian ganda yang dapat menyebabkan kelangkaan BBM bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi untuk mengantisipasi potensi penyimpangan, seperti penggunaan tangki modifikasi atau upaya penimbunan BBM. Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan, petugas tidak akan segan-segan untuk melakukan penindakan sesuai hukum yang berlaku. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan BBM, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama momen Lebaran.

Baca juga :  Kadis Sosial Langkat Tegaskan Isu Oknum Dinsos Minta Klaim Bantuan ,Tidak Benar.

Tak hanya mengawasi mekanisme pengisian, petugas juga memantau jumlah stok BBM yang tersedia di SPBU guna memastikan tidak terjadi kelangkaan atau penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. Pemilik SPBU diingatkan untuk selalu memperbarui laporan stok dan mengikuti ketentuan distribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta Pertamina.

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres OKU, Iptu Redho Agus Suhendra, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Polres OKU akan terus melakukan pengawasan secara intensif untuk memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik. “Kami ingin memastikan bahwa BBM, terutama yang bersubsidi, digunakan oleh masyarakat yang berhak dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi,” ujarnya.

Baca juga :  Perselisihan Tetangga Berujung Tusukan

Dengan adanya pengawasan ketat ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati kelancaran distribusi BBM tanpa kendala, terutama menjelang mudik Lebaran. Polres OKU juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan jika menemukan adanya indikasi penyalahgunaan BBM agar dapat segera ditindaklanjuti demi kebaikan bersama.

(Humas Polres OKU/GNN – Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *