Gemanusantaranews.com,Baturaja OKU,Sumatera Selatan –
Ratusan jemaah memadati Pondok Pesantren Sengon Agung di Desa Sri Mulya XIV, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Minggu (26/7/2026), untuk mengikuti Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus Haflah Akhirussanah.
Kegiatan keagamaan ini menjadi agenda tahunan yang dinanti-nanti oleh masyarakat setempat sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB itu dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga Kecamatan Sinar Peninjauan.
Turut hadir secara langsung Kapolsek Sinar Peninjauan Ipda Suherman, S.E., perwakilan Bupati OKU, perwakilan Camat, Babinsa Serma Marwanto mewakili Danramil, serta Kepala Desa Sri Mulya XIV Arpanudin dan Kepala KUA Andrianto, S.Ag.
Suasana pengajian semakin semarak dengan hadirnya dua penceramah kondang asal Jawa Tengah, yaitu Habib Nabil dan Gus Yahya, yang menyampaikan tausiah penuh hikmah.
Kehadiran mereka disambut antusias oleh jemaah, terlebih lagi acara ini juga dimeriahkan oleh Kepala Ponpes Sengon Agung, Gus Bibit, yang bertindak sebagai tuan rumah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang merdu, dilanjutkan lantunan selawat bersama, tausiah agama yang menyejukkan hati, serta diakhiri doa penutup yang dipimpin oleh para ulama.
Seluruh prosesi berlangsung khidmat, penuh kekhusyukan, dan mencerminkan kebersamaan umat Islam di wilayah Sinar Peninjauan.
Kapolsek Sinar Peninjauan Ipda Suherman, S.E., menegaskan bahwa kegiatan seperti Pengajian Akbar ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan persatuan dan kebersamaan antarwarga.
Nilai-nilai keagamaan yang disampaikan diharapkan menjadi pondasi moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam upaya menjaga keamanan, Polsek Sinar Peninjauan menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan secara terbuka maupun tertutup di sekitar lokasi.
Kapolsek menjelaskan bahwa langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta memberi rasa tenang bagi seluruh jemaah yang hadir.
Selain pengamanan jalannya acara, personel juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) di area parkir dan sekitar ponpes.
Petugas pun mengatur arus lalu lintas di jalan menuju lokasi guna mencegah kemacetan maupun kecelakaan yang dapat mengganggu kenyamanan jemaah yang datang dan pulang.
Pukul 15.30 WIB, seluruh rangkaian pengajian dinyatakan selesai dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam mendukung setiap kegiatan keagamaan masyarakat.
Pengajian kali ini pun menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara ulama, umara, dan aparat keamanan mampu menciptakan kegiatan yang bermakna, damai, dan penuh berkah.(red)












