Nyaris Tanpa Penghuni, Rumah Dua Lantai Ludes Rp 300 Juta Diduga Gara-gara Korsleting

Baturaja OKU Sumsel,Gemanusantaranews.com
Sebuah insiden kebakaran hebat melanda sebuah rumah dua lantai di Dusun II,Desa Bunglai, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam (1/11/2025) sekitar pukul 19.30 WIB ini menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya. Beruntung, dalam musibah yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik ini, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Rumah yang ludes dilalap si jago merah tersebut diketahui merupakan milik Herlizar atau Endik(52), seorang warga setempat. Saat api mulai berkobar dan membesar, sang pemilik rumah justru tidak berada di lokasi. Herlizar dilaporkan sedang keluar rumah untuk mengundang warga sekitar menghadiri sebuah hajatan yang rencananya akan digelar pada bulan Desember mendatang, sehingga rumah dalam keadaan kosong dan terkunci.

Berdasarkan keterangan dari para saksi mata yang berhasil dihimpun,titik api pertama kali terlihat menjalar dari bagian kamar depan yang terletak di lantai atas rumah. Diduga kuat, sumber api berasal dari terjadinya korsleting atau hubungan pendek pada instalasi listrik di dalam kamar tersebut. Dari titik inilah, kobaran api kemudian mulai menyebar dengan cepat.

Baca juga :  Siaga Total! Kapolres OKU Gelar Inspeksi Mendadak Kesiapan Dalmas

Menyadari bahaya yang mengancam,sejumlah saksi yang berada di lokasi sempat melakukan upaya spontan untuk mencegah api meluas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan berusaha mematikan MCB (Miniature Circuit Breaker) listrik utama rumah. Sayangnya, upaya ini sudah terlambat karena api telah terlanjur membesar dan merambat dengan sangat cepat ke seluruh bagian bangunan, mengalahkan upaya pemadaman darurat tersebut.

Akibat kebakaran ini,kerugian material yang diderita oleh Herlizar sungguh signifikan. Seluruh struktur rumah dua lantainya, yang terdiri dari lantai bawah berbahan beton dan lantai atas berbahan kayu, habis menjadi abu. Tidak hanya bangunan, sejumlah harta benda berharga di dalamnya juga ikut musnah, termasuk tiga unit sepeda motor, berbagai dokumen penting, serta seluruh perabot rumah tangga. Total kerugian ditaksir mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp 300 juta.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo,S.I.K., M.A.P., melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres OKU Ipda Chandra M., S.H., membenarkan terjadinya peristiwa naas tersebut. Konfirmasi disampaikan didampingi oleh Kapolsek Peninjauan Iptu Deddy Iskandar, S.E., menandakan keseriusan aparat dalam menangani kasus ini.

Baca juga :  Tersangka Curanmor Dibekuk, Polisi Ungkap Kasus di Tengah Operasi SIKAT I MUSI 2025

Ipda Chandra M.menyampaikan bahwa berdasarkan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) awal dan keterangan para saksi, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. “Petugas bersama perangkat desa telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Ipda Chandra, mengonfirmasi bahwa proses investigasi forensik sederhana telah dilakukan untuk memastikan titik awal dan sebab musabab pasti kebakaran.

Polisi juga menyoroti kondisi rumah yang kosong saat kejadian sebagai faktor yang memperparah dampak kebakaran.Ketidakhadiran penghuni membuat api bebas berkobar tanpa adanya upaya pemadaman dini yang efektif dari dalam rumah. Hal ini memberikan waktu yang cukup bagi api untuk membesar sebelum akhirnya diketahui oleh tetangga dan pihak berwajib.

Merespons musibah ini,pihak kepolisian memberikan imbauan khusus kepada masyarakat. Ipda Chandra menekankan pentingnya kewaspadaan dan langkah pencegahan. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan kondisi listrik aman sebelum meninggalkan rumah,” pesannya. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Baca juga :  Global Nusantara

Insiden kebakaran ini kembali menjadi pengingat yang mahal bagi masyarakat tentang bahaya laten dari instalasi listrik yang tidak terawat.Kombinasi antara potensi korsleting dan bahan bangunan yang mudah terbakar, seperti kayu di lantai dua rumah korban, dapat berujung pada bencana yang menghancurkan dalam sekejap. Kewaspadaan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kelistrikan rumah adalah langkah bijak yang tidak boleh diabaikan oleh setiap pemilik rumah.(gnn – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *