Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Kecelakaan tunggal yang cukup mengerikan terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tepatnya pada Senin, 4 Mei 2016, sekitar pukul 17.15 WIB.
Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil Toyota Kijang Innova putih yang terperosok ke dalam jurang sedalam kurang lebih 5 meter.
Meskipun kendaraan mengalami kerusakan akibat terjunan ekstrem, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Lokasi kejadian berada di Desa Belandang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Jalan di area tersebut merupakan jalur menanjak yang cukup curam dengan tebing di sisi kanannya.
Kondisi geografis yang berat inilah yang menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan, dan hingga malam hari, kendaraan masih teronggok di dasar jurang karena medan yang sulit dijangkau.
Pengemudi mobil Innova bernopol BG 1087 FM tersebut diketahui bernama Guntur (48 tahun).
Ia berprofesi sebagai seorang guru dan merupakan warga Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan.
Beruntung, dalam musibah ini, sang pengemudi dilaporkan selamat tanpa mengalami luka sedikit pun, meskipun mobil yang dikemudikannya jatuh dari ketinggian yang signifikan.
Penyebab utama kecelakaan diduga kuat karena faktor teknis kendaraan yang tidak mampu melewati medan ekstrem.
Menurut kronologi awal, saat melintas di jalan menanjak yang cukup curam, mobil Innova tersebut tidak kuat menanjak.
Akibatnya, mobil mengalami kemunduran dan kemudian kehilangan kendali, sebelum akhirnya terjun bebas ke jurang sedalam 5 meter di sisi kanan jalan.
Kronologi kejadian bermula saat kendaraan melintas perlahan di tanjakan curam.
Mesin mobil dinilai tidak memiliki tenaga yang cukup untuk menyelesaikan tanjakan, sehingga mobil mulai mundur sendiri.
Saat pengemudi berusaha mengendalikan, mobil justru oleng dan tidak lagi merespons kemudi, hingga akhirnya bagian belakang atau samping mobil masuk ke dalam jurang.
Akhir dari peristiwa ini adalah mobil Innova putih tersebut terperosok ke dasar jurang dengan posisi yang sulit dievakuasi.
Hingga malam hari, tim masih belum bisa mengevakuasi kendaraan akibat terkendala oleh kondisi cuaca yang tidak bersahabat serta minimnya penerangan di lokasi kejadian.
Beruntung, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka lainnya.
Petugas dari Polsek Ulu Ogan langsung bergerak cepat dengan turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Ulu Ogan, Ipda Omi F, S.E., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan awal dan memastikan situasi pasca kejadian dalam keadaan aman serta kondusif.
Polisi juga masih terus melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).
Mengakhiri pernyataannya, Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengemudi yang melintas di jalur Ulu Ogan, untuk lebih berhati-hati dan waspada.
“Pengemudi diharapkan memastikan kondisi kendaraan prima serta menguasai medan, mengingat kondisi jalan di wilayah Ulu Ogan terdapat tanjakan dan tebing yang cukup curam,” tegas Ipda Omi F, S.E. Polsek Ulu Ogan berjanji akan terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.(red)












