Kapolres OKU Pimpin Anev MoU Al-Azhar Center

Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., secara langsung memimpin pelaksanaan kegiatan analisa dan evaluasi (Anev) yang dirangkaikan dengan koordinasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama para penerima manfaat dari Al-Azhar Center.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam memastikan setiap program kerja sama berjalan secara terukur dan akuntabel.

Kehadiran Kapolres menunjukkan bahwa sinergi antara Polres OKU dan lembaga pendidikan berbasis sosial ini menjadi prioritas utama dalam pelayanan publik.

Dengan pendekatan yang sistematis, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi tolok ukur keberhasilan program ke depan.

Kegiatan strategis tersebut digelar pada hari Rabu, 15 April 2026, tepat pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Pemilihan waktu pagi hari dimaksudkan agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan konsentrasi penuh tanpa terganggu oleh tugas rutin masing-masing.

Jadwal ini juga telah disesuaikan dengan kesiapan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.

Ketepatan waktu pelaksanaan menjadi salah satu indikator disiplin dan profesionalisme aparatur di lingkungan Polres OKU.

Tempat pelaksanaan kegiatan berlokasi di Sekolah Al-Azhar, Baturaja, yang merupakan pusat dari berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Baca juga :  Prestasi Gemilang! Semen Baturaja Raih 2 Penghargaan Best Corporate dan Best Ceo di ANUGERAH BUMN 2026

Pemilihan lokasi ini sangat strategis karena Al-Azhar Center tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat koordinasi penerima manfaat dari berbagai program sosial.

Suasana kondusif di lingkungan sekolah tersebut memungkinkan diskusi berjalan secara intensif dan produktif.

Lokasi ini juga mudah diakses oleh seluruh perwakilan dari Baturaja Timur dan Baturaja Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres OKU didampingi langsung oleh Wakapolres OKU, Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., M.H.

Turut hadir pula sejumlah pejabat struktural dan teknis, antara lain Kasi Was, Kepala Satuan Pendidikan dan Pelatihan (SPPG), Aslap, operator SPPG, serta para kepala sekolah.

Kehadiran PIC Sekolah dan PIC SPPG dari wilayah Baturaja Timur dan Baturaja Barat juga turut memeriahkan forum tersebut.

Komposisi peserta yang beragam ini menunjukkan bahwa MoU Al-Azhar Center menyentuh lintas sektor, mulai dari pendidikan, operasional, hingga pengawasan.

Tujuan utama dari analisa dan evaluasi ini adalah untuk memperkuat sinergi antara Polres OKU, Al-Azhar Center, serta para penerima manfaat.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengevaluasi capaian program yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan.

Baca juga :  Kolaborasi Langkat: Polisi dan Masyarakat Bersatu di Bhayangkara Sport Day

Kapolres menegaskan bahwa MoU bukan sekadar dokumen seremonial, melainkan kontrak kinerja yang harus diimplementasikan secara nyata.

Dengan koordinasi yang intensif, diharapkan tidak ada lagi program yang tumpang tindih atau tidak tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, forum Anev tersebut menggunakan metode diskusi terpumpun (focus group discussion) yang dipandu langsung oleh Kapolres.

Setiap peserta diminta menyampaikan laporan perkembangan, kendala teknis, serta usulan perbaikan.

Selanjutnya, dilakukan koordinasi teknis penandatanganan MoU yang memuat hak, kewajiban, dan indikator keberhasilan masing-masing pihak.

Kapolres juga menginstruksikan pembentukan tim monitoring bersama untuk memastikan setiap poin kesepakatan diterjemahkan ke dalam aksi nyata di masyarakat.

Secara spesifik, kegiatan ini menyasar para penerima manfaat Al-Azhar Center yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Baturaja Timur dan Baturaja Barat.

Secara sistematis, kegiatan diawali dengan laporan dari PIC SPPG, lalu dilanjutkan sesi tanya jawab, dan ditutup dengan rumusan rekomendasi.

Secara substantif, isi pembahasan tidak hanya sebatas angka dan laporan, tetapi juga menyentuh aspek peningkatan kualitas pelayanan sosial, efektivitas distribusi bantuan, hingga penguatan peran kepolisian dalam mendampingi masyarakat.

Baca juga :  Kepala Dinas DisDik Undang Kajari kr SMPN 5 Prabumulih.

Ketiga unsur ini menjadikan kegiatan tersebut tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar menghasilkan keputusan strategis.

Menutup rangkaian kegiatan, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna meningkatkan efektivitas program sosial dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang difasilitasi melalui Al-Azhar Center.

Beliau mengingatkan bahwa setiap pihak harus bertanggung jawab penuh terhadap amanah yang tertuang dalam MoU.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, seluruh rekomendasi Anev segera ditindaklanjuti, dan jadwal monitoring berkala pun telah disusun.

Dengan demikian, rangkaian kegiatan analisa, evaluasi, dan koordinasi MoU ini tuntas secara prosedural, substansial, dan operasional.(red)