Langkat,Sumut,GemaNusantaraNews.com –
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si secara langsung memimpin upacara bendera dan memberikan pembinaan kepada ratusan pelajar di Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan, Desa Pertumbukan, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, pada Senin (9/2/2026) pagi.
Kegiatan ini merupakan bentuk kontak dan komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian daerah dengan dunia pendidikan.
Upacara tersebut diikuti secara khidmat oleh seluruh siswa-siswi dari berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, MTs, MA, hingga SMA di bawah yayasan tersebut.
Turut hadir mendampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat, Kepala Desa Pertumbukan, Kepala Sekolah, serta seluruh tenaga pengajar, menandakan pentingnya acara ini.
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Kapolres Langkat menekankan pentingnya menciptakan dan berada di lingkungan yang positif serta budaya disiplin dalam belajar.
Ia secara tegas mengingatkan para pelajar untuk menjauhi segala bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan gemilang mereka.
Kapolres memperjelas dua isu kritis yang mengancam generasi muda, yaitu narkoba dan perundungan (bullying).
Terkait bullying, ia menegaskan bahwa tindakan ini tidak hanya menyakiti fisik, tetapi lebih berbahaya lagi dapat mengakibatkan trauma dan gangguan kesehatan mental yang serius pada korbannya, bahkan berpotensi mendorong pada tindakan membahayakan diri sendiri.
Lebih lanjut, AKBP David Triyo Prasojo menjelaskan hakikat dari tata tertib sekolah. Ia menegaskan bahwa peraturan yang dibuat tidak dimaksudkan untuk menyulitkan, melainkan sebagai sarana pelatihan untuk membentuk karakter disiplin sejak dini. Karakter ini dianggap sangat vital agar para pelajar kelak siap menghadapi kehidupan bermasyarakat yang sarat dengan norma, aturan, dan hukum.
Kapolres juga menyelipkan imbauan keselamatan berkendara dengan menekankan pentingnya tertib lalu lintas dan kepatuhan hukum.
Ia mengingatkan bahwa masa depan panjang para pelajar bisa terhambat atau bahkan hilang akibat kecelakaan lalu lintas, yang seringkali dapat dicegah dengan sikap disiplin dan penggunaan perlengkapan keselamatan yang tepat.
Merespon isu nasional terkait anak sekolah yang terdampak tekanan ekonomi keluarga, Kapolres dengan tegas menyatakan bahwa tidak boleh ada anak yang merasa sendirian atau putus asa karena keterbatasan ekonomi.
Ia mengimbau agar setiap masalah, termasuk kesulitan ekonomi, disampaikan kepada guru, orang tua, kepala desa, Bhabinkamtibmas, maupun pihak kepolisian. Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai sarana pengaduan dan permintaan bantuan.
Sebagai bentuk kepedulian yang konkret, Kapolres Langkat langsung memberikan bantuan tali asih untuk pembelian peralatan sekolah dan alat tulis kepada 10 siswa-siswi TK dan SD yang membutuhkan.
Atas seluruh kegiatan ini, Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Islam Al-Ihsan, Muhammad Rizal, S.Pd., menyampaikan terima kasih dan apresiasi mendalam. Kehadiran Kapolres dinilai tidak hanya memotivasi siswa tetapi juga menunjukkan perhatian serius institusi kepolisian terhadap kemajuan dunia pendidikan.(Arifin).












