Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Dalam sebuah operasi malam yang penuh dedikasi, petugas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama awak media berhasil melaksanakan penertiban besar-besaran terhadap pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Atas, Kecamatan Baturaja Timur. Operasi ini menandai titik balik bagi tata kelola pasar tradisional di wilayah tersebut.
Operasi tersebut digelar pada Sabtu malam, 1 Februari 2026, dan berlangsung dalam durasi yang panjang. Meskipun diguyur hujan deras sejak pukul 21.00 WIB, semangat para petugas dan awak media tidak surut. Mereka tetap berjaga dan bekerja hingga menjelang pagi hari untuk memastikan program relokasi ini berjalan sesuai rencana.
Lokasi penertiban berfokus di sekitar Pasar Atas dan Ruas Jalan Warsito yang berdekatan. Selama ini, kawasan tersebut dikenal padat dan semrawut akibat membludaknya PKL yang berjualan di bahu badan jalan. Kondisi itu sering menimbulkan kemacetan, mengurangi kenyamanan pembeli, dan mengganggu estetika serta kebersihan lingkungan pasar.
Penertiban ini dilaksanakan untuk menata kembali kawasan pasar dan mengatasi masalah ketidaktertiban yang telah berlangsung lama. Sebagai solusi, Perumda Pasar telah menyiapkan lokasi berjualan baru yang lebih layak dan teratur bagi para pedagang, yaitu di Lantai 2 gedung pasar yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara maksimal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proses relokasi berjalan lancar. Para pedagang, yang telah mendapat sosialisasi sebelumnya, mulai menunjukkan sikap tertib dengan berpindah ke lokasi baru. Hasilnya, pada akhir operasi, tidak ada lagi pedagang yang mangkal di bahu jalan Ruas Jalan Warsito. Seluruh PKL telah diarahkan dan menempati tempat yang telah disediakan.
Transformasi kawasan pun terlihat nyata. Ruas Jalan Warsito yang sebelumnya sesak oleh lapak dan pembeli, kini telah berubah fungsi menjadi halaman parkir yang lebih luas. Perubahan ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dan memberikan ruang yang lebih aman serta tertib bagi pengunjung pasar yang membawa kendaraan.
Direktur Perumda Pasar Kabupaten OKU, Radius Susanto, menanggapi positif keberhasilan operasi malam itu. Beliau menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak dan kedisiplinan para pedagang yang telah mematuhi aturan. “Harapan ke depannya, Pasar Atas Kecamatan Baturaja Timur akan lebih rapi, tertib, dan nyaman,” pungkas Radius Susanto menegaskan komitmennya.
Keberhasilan relokasi ini bukanlah akhir, tetapi awal dari proses penataan berkelanjutan. Perumda Pasar ditantang untuk memastikan fasilitas di Lantai 2 memadai, menarik minat pembeli, serta melakukan pembinaan rutin agar pedagang tetap betah dan tidak kembali ke jalan. Kenyamanan berjualan dan berbelanja menjadi kunci utama.
Operasi penertiban di tengah hujan deras itu menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menata sektor perdagangan tradisional. Jika dikelola dengan baik, langkah ini berpotensi mengangkat citra Pasar Atas Baturaja Timur menjadi pasar modern yang tertib, bersih, dan menjadi kebanggaan masyarakat OKU, tanpa meninggalkan semangat usaha para pedagang kaki lima.(gnn/red).












