Gemerlap Nusantara di Bumi Sebimbing Sekundang: Kontes Batu Akik Nasional YPN 4 Buka Peluang dan Pererat Persaudaraan di Baturaja

Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Ajang spektakuler dunia perbatuan Indonesia kembali digelar. Kontes Batu Akik Nasional YPN (Yudi Purna Nugraha) Cup ke-4 secara resmi dibuka dan berlangsung meriah di Hotel Bukit Indah Lestari (BIL), Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan. Event berskala nusantara ini menjadi magnet bagi ribuan kolektor, pengrajin, dan pencinta batu akik dari berbagai penjuru tanah air, mengubah kota tersebut menjadi pusat kerajinan batu mulia yang dinamis.

Kontes yang digelar selama tiga hari ini dimulai pada Jumat, 16 Januari 2026, dengan agenda utama penurunan dan registrasi batu peserta. Hari pertama sukses diramaikan oleh 750 lebih bidikan (kelas kompetisi) yang didaftarkan, menandai awal persaingan ketat. Esok harinya, Sabtu, 17 Januari 2026, kontes memasuki puncak aktivitas dengan jumlah bidikan yang dilombakan bahkan melampaui hari pertama, menunjukkan antusiasme luar biasa peserta.

Ajang ini diselenggarakan atas kerja sama Asosiasi Perbatuan Baturaja dan Gemslover Baturaja, dengan dukungan penuh dari The Rock Show Gems Community. Ribuan “batu super” dari berbagai jenis seperti fosil kayu, bacan, kecubung, hingga idocrase asal Baturaja sendiri, diperlombakan oleh peserta yang datang tidak hanya dari Sumatera Selatan, tetapi juga dari Jawa, Lampung, Kalimantan, dan daerah lainnya, mencerminkan benar-benar semangat “nusantara”.

Baca juga :  Operasi Keselamatan Semeru 2025 Polda Jatim Siagakan 4.448 Personel Gabungan

Lebih dari sekadar kompetisi, YPN Cup ke-4 diusung dengan filosofi mendalam untuk mempererat tali persaudaraan (silaturahmi) di antara seluruh pecinta batu akik Indonesia. Event ini diharapkan menjadi wadah pertukaran ilmu, pengalaman, dan apresiasi terhadap kekayaan alam Indonesia, sekaligus melestarikan budaya dan kearifan lokal dalam dunia perbatuan yang telah menjadi identitas banyak daerah.

Gelaran kontes berskala besar ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Baturaja. Hotel, rumah makan, transportasi, dan usaha mikro di sekitar lokasi mengalami peningkatan kunjungan. Selain itu, ajang ini menjadi pemacu kreativitas dan peningkatan nilai ekonomis batu akik lokal, mendorong tumbuhnya industri kreatif dan usaha pengolahan batu yang lebih profesional di tingkat daerah.

Baca juga :  Mantapkan Sinergitas TNI Polri, Kabid Propam Polda Sumsel Coffee Morning Bersama Dandenpom II / 4 Palembang

Proses penilaian dilakukan oleh tim juri yang berkompeten dan independen dengan parameter ketat, mencakup aspek keunikan, kelangkaan, kualitas kristal, potongan (cut), dan kesempurnaan warna. Setiap batu yang diikutsertakan tidak hanya dinilai sebagai benda mati, melainkan sebagai karya seni alam yang mengandung cerita dan nilai estetika tinggi, dimana juara-juara yang terpilih nantinya akan mendapatkan pengakuan prestisius di tingkat nasional.

Suasana di Hotel BIL selama acara berlangsung sangat semarak, dipadati oleh para “batu mania” yang saling mengapresiasi koleksi, bertransaksi, dan berdiskusi. Panitia penyelenggara menyampaikan harapan agar event seperti ini dapat dijadikan agenda tahunan yang konsisten dan semakin dikenal di kancah internasional, sehingga dapat mengangkat nama Baturaja dan Indonesia sebagai destinasi utama batu akik berkualitas dunia.

Baca juga :  Peletakan Batu Pertama Gedung Lembaga Kesenian Ibunda Bertuah Desa Secanggang

Kontes Batu Akik Nasional YPN 4 di Baturaja telah membuktikan bahwa kecintaan pada batu akik telah menjadi jembatan persatuan yang nyata. Melalui semangat kompetisi sehat dan kekaguman pada karya alam, ribuan orang dari berbagai latar belakang bersatu, memperkuat identitas budaya, dan bersama-sama menggerakkan roda perekonomian kreatif, menegaskan bahwa batu akik bukan sekadar hobi, melainkan sebuah peradaban yang hidup dan terus berkembang.(gnn/esk).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *