GemaNusantaraNews.com, OKU Baturaja –
Polsek Lubuk Batang bersama Pemerintah Desa Lubuk Batang Baru mengambil langkah darurat menyikapi maraknya kasus pencurian di wilayahnya. Aksi ini diinisiasi setelah sebuah video yang memperlihatkan praktik kriminalitas di desa tersebut viral di media sosial, memantik kekhawatiran warga dan aparat keamanan.
Bergerak cepat, Polsek Lubuk Batang Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mengerahkan Kanit Binmas Aipda Ibnu Salim dan Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Batang Baru Aipda Agus Safari. Keduanya melakukan koordinasi intensif dengan Kepala Desa Lubuk Batang Baru beserta tokoh masyarakat setempat pada Senin, 30 Juni 2025.
Pertemuan strategis digelar di Kantor Kepala Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, Sumatera Selatan. Fokusnya adalah menyusun langkah konkret pencegahan kriminalitas, terutama pencurian, yang belakangan meningkat signifikan berdasarkan laporan warga dan pantauan polisi.
Hasil koordinasi menghasilkan dua tindakan utama: pertama, peluncuran himbauan langsung door-to-door oleh polisi dan perangkat desa untuk meningkatkan kewaspadaan warga; kedua, pemasangan spanduk bertema Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di titik-titik rawan pencurian sebagai pengingat visual.
Kapolsek Lubuk Batang Akp Haryanto, S.E., menegaskan bahwa kolaborasi tritunggal menjadi kunci penanganan kriminalitas. “Kerja sama antara Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan masyarakat sangatlah penting. Hanya dengan kebersamaan kita bisa menjaga keamanan dan ketertiban,”tegasnya mewakili Kapolres OKU Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P.
Kapolres OKU secara khusus memberikan apresiasi atas inisiatif tim lapangan. Menurutnya, sinergi seperti ini merupakan implementasi filosofi Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak keamanan berbasis komunitas. “Keterlibatan polisi di tingkat desa bukan hanya untuk penindakan, tapi terutama pencegahan melalui kedekatan dengan warga,” jelasnya.
Selain langkah darurat, pihaknya akan memperkuat patroli bergilir melibatkan petugas polisi, satgas desa, dan relawan warga. Tokoh masyarakat juga didorong aktif membangun sistem ronda inovatif, termasuk penggunaan grup WhatsApp untuk pelaporan real-time dan pemantauan lingkungan.
Pemasangan spanduk Kamtibmas di sepanjang jalur strategis desa menjadi simbol komitmen bersama melawan kejahatan. Spanduk bertuliskan ajakan “Waspada Pencurian, Lapor Polisi!” dan “Gotong Royong Wujudkan Desa Aman” itu diharapkan menjadi tameng psikologis sekaligus penguat solidaritas warga Lubuk Batang Baru.
Sumber Humas Polres OKU
(GNN – Red)












