GemaNusantaraNews.com, OKU
Baturaja – Kasat Lantas Polres OKU, AKP Fausiah Tamal, S.T.K., S.I.K., menyampaikan data terbaru terkait kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama tahun 2024. Dibandingkan tahun 2023, jumlah kasus laka lantas meningkat signifikan sebesar 35% atau naik 88 kasus. Data ini disampaikan dalam Press Release Akhir Tahun yang digelar di Polres OKU pada Selasa (31/12/2024).
Peningkatan Kasus dan Dampaknya
Jumlah kasus selesai juga mengalami kenaikan, dari 55 kasus pada tahun 2023 menjadi 84 kasus di tahun 2024. Namun, persentase penyelesaian kasus sedikit menurun dari 96% menjadi 95%.
Meskipun korban meninggal dunia turun dari 35 jiwa menjadi 30 jiwa (14%), jumlah korban luka berat meningkat drastis dari 5 orang menjadi 21 orang (76%). Korban luka ringan juga naik dari 71 orang menjadi 97 orang (26%).
Kerugian Material dan Pelanggaran Lalu Lintas
Kerugian material akibat laka lantas menurun dari Rp389.800.000 pada tahun 2023 menjadi Rp318.050.000 pada tahun 2024, berkurang sebesar Rp71.750.000. Namun, pelanggaran lalu lintas menunjukkan peningkatan signifikan:
Teguran: Naik 33%, dari 4.817 menjadi 7.211.
Tilang: Naik 45%, dari 3.697 menjadi 6.752.
Penyelesaian Pelanggaran: Tetap 100%.
Evaluasi dan Harapan
AKP Fausiah menekankan bahwa peningkatan ini menjadi perhatian serius bagi Polres OKU. Upaya peningkatan kesadaran berlalu lintas akan terus dilakukan untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran di tahun mendatang.
Humas Satlantas Polres OKU
(GEMA NUSANTARA NEWS)












