Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul di lingkungan kepolisian, Polres Ogan Komering Ulu (OKU) secara konsisten menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal).
Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter personel yang tidak hanya handal dalam tugas, tetapi juga beriman, bertakwa, serta memiliki integritas tinggi.
Binrohtal menjadi program rutin yang dipandang strategis untuk memperkuat moral dan etika setiap anggota Polri di tengah tantangan tugas pelayanan publik yang semakin kompleks.
Kegiatan Binrohtal kali ini dilaksanakan di Masjid An-Nafi’a, kompleks Polres OKU yang berlokasi di Baturaja.
Pelaksanaannya berlangsung pada Kamis, 30 April 2026, bertepatan dengan rangkaian apel pagi yang biasa diikuti seluruh personel.
Pemilihan waktu usai apel pagi dinilai efektif karena seluruh anggota masih dalam kondisi prima dan fokus sebelum memulai tugas harian mereka.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang bertindak sebagai pembina utama.
Kehadiran Kapolres menunjukkan keseriusan pimpinan dalam mendukung pembinaan rohani sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pembinaan personel.
Beliau turut serta mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir, memberikan contoh keteladanan kepada seluruh anggota.
Seluruh personel Polres OKU yang beragama Islam wajib mengikuti kegiatan Binrohtal ini.
Tidak ada pengecualian bagi anggota yang bertugas di bagian operasional maupun staf, karena kegiatan ini dianggap sebagai penyegaran rohani bagi semua.
Dengan keterlibatan penuh, tercipta suasana kebersamaan dan kekompakan dalam meningkatkan kualitas spiritual di lingkungan markas.
Pelaksanaan Binrohtal diawali dengan apel pagi, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan rohani seperti ceramah agama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama.
Materi yang disampaikan difokuskan pada penguatan nilai-nilai kejujuran, amanah, serta kesabaran dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Metode interaktif digunakan agar personel tidak hanya mendengar, tetapi juga meresapi pesan moral yang disampaikan.
Melalui pembinaan ini, mental dan moral anggota Polri terus diasah agar tidak mudah goyah oleh tekanan tugas maupun godaan materi.
Binrohtal menjadi benteng spiritual yang mencegah terjadinya penyimpangan perilaku, seperti pungli, diskriminasi, atau tindakan intoleran.
Dengan hati yang bersih dan niat yang ikhlas, setiap personel diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa pamrih.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, secara tegas menyampaikan bahwa Binrohtal memiliki peran vital dalam membentuk mental dan moral anggota Polri.
“Melalui kegiatan Binrohtal ini, diharapkan seluruh personel Polres OKU dapat memperkuat iman dan takwa, sehingga mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan profesionalisme,” ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi arahan bagi seluruh jajaran untuk menginternalisasi nilai keagamaan dalam setiap tindakan.
Dengan rutinnya pelaksanaan Binrohtal, Polres OKU optimistis mampu melahirkan generasi personel yang humanis, berintegritas, dan dicintai masyarakat.
Komitmen ini dibuktikan dengan tidak pernah putusnya jadwal pembinaan rohani setiap pekan, bahkan pada kesibukan tinggi sekalipun.
Ke depan, diharapkan program serupa dapat terus ditingkatkan kualitasnya, sehingga Polres OKU menjadi percontohan bagi satuan kerja lain dalam membangun karakter berbasis iman dan takwa.(red)












