Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Dalam upaya deteksi dini dan antisipasi bencana banjir, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Ulu Ogan, Polres Ogan Komering Ulu (OKU), secara proaktif melakukan pemantauan langsung terhadap debit air Sungai Ogan di seputaran wilayah Kecamatan Ulu Ogan. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (25/06/2026) ini digelar sebagai respons atas curah hujan tinggi yang masih berpotensi menyebabkan luapan air.
Aktivitas pemantauan ini tidak dilakukan tanpa sebab. Curah hujan dengan intensitas yang masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir menjadi pemicu utama kekhawatiran akan potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir bandang atau luapan air sungai. Pengecekan debit air merupakan langkah preventif untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal peningkatan volume air yang membahayakan.
Fokus pemantauan dipusatkan di sepanjang aliran Sungai Ogan yang melintasi Kecamatan Ulu Ogan. Lokasi ini merupakan area yang rawan terdampak jika terjadi kenaikan muka air secara signifikan. Sasaran dari kegiatan ini adalah dua sisi: pertama, untuk mengumpulkan data kondisi sungai secara riil, dan kedua, untuk mendekatkan diri dengan warga yang bermukim di kawasan rawan, khususnya di dekat bantaran sungai dan pelabuhan.
Di lapangan, personel polisi tidak hanya sekadar mengamati dari kejauhan. Mereka melakukan pengecekan fisik dan visual terhadap ketinggian air, kecepatan arus, serta kondisi sekitar sungai. Pengamatan ini crucial untuk menilai apakah debit air masih dalam batas aman atau telah menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan dan memerlukan peringatan dini.
Lebih dari sekadar pemantauan teknis, petugas juga turun menyapa dan menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat. Warga diajak untuk meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan cuaca, dan bersiap siaga menghadapi kemungkinan terburuk. Imbauan khusus diberikan kepada masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan titik rawan luapan.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, menegaskan filosofi di balik kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus upaya preventif untuk meminimalisir dampak yang dapat ditimbulkan akibat perubahan cuaca ekstrem,” jelas Feri Zulfian, menyitir pernyataan pimpinannya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa monitoring berkala ini bertujuan untuk memastikan kondisi keamanan dan keselamatan wilayah hukum Polsek Ulu Ogan. Dengan data yang diperoleh, kepolisian dapat mengambil langkah cepat jika dibutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi saluran komunikasi untuk memberikan informasi langsung dan merangsang kesiapsiagaan komunitas, agar masyarakat tidak lengah dan senantiasa siaga.
Aksi preemtif yang dilakukan Polsek Ulu Ogan ini merupakan bagian integral dari fungsi Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, terutama dalam menghadapi ancaman bencana alam. Upaya ini diharapkan dapat membangun sistem peringatan dini yang sederhana namun efektif, sekaligus memperkuat sinergi dan kepercayaan antara institusi kepolisian dengan warga yang dilayaninya di Kabupaten OKU.(gnn/red).












