Baturaja OKU Sumsel,GemaNusantaraNews.com –
Dalam rangka meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah,Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan operasional nyata. Pada Jum’at (14/11/2025) siang, personel Sat Lantas turun ke lapangan untuk melaksanakan Operasi PASTI (Pengamanan Setiap Tempat Ibadah). Operasi rutin ini menjadi wujud nyata pendekatan polisi yang humanis dan proaktif di tengah komunitas.
Kali ini,sasaran operasi dipusatkan di sejumlah masjid yang tersebar di seputaran jantung Kota Baturaja. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada analisis lalu lintas dan tingkat keramaian untuk mengantisipasi kemacetan serta memastikan keamanan yang menyeluruh. Kehadiran seragam polisi lalu lintas yang terlihat berjaga di titik-titik strategis menjadi penanda dimulainya operasi yang berlangsung lancar dan tertib.
Operasi PASTI secara khusus diselaraskan dengan jadwal ibadah sholat Jum’at,yang merupakan momentum mingguan dimana umat Islam berkumpul dan berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan. Dengan demikian, jangka waktu operasi ini difokuskan sebelum, selama, dan sesaat setelah berlangsungnya ibadah, memastikan jemaah dapat datang, beribadah dengan khusyuk, dan pulang dengan lancar tanpa gangguan.
Secara lebih rinci,Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Oku, Ipda Chandra. M. S.H., yang mewakili pimpinan, memaparkan tiga tujuan utama operasi ini. Pertama, memberikan pelayanan pengamanan fisik di sekitar tempat ibadah. Kedua, melakukan pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan. Dan ketiga, yang tak kalah penting, adalah memberikan “rasa aman” secara psikologis kepada seluruh jemaah.
Kebijakan ini digulirkan langsung oleh Kapolres Oku,Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang kemudian diinstruksikan kepada Kasat Lantas, Akp Ayu Tiara Okta Dita, S.T.K., S.I.K., untuk dilaksanakan di lapangan. Hal ini menegaskan bahwa Operasi PASTI bukanlah kegiatan insidental, melainkan bagian dari strategi besar Polres Oku dalam menjaga kondusivitas wilayah, dengan menitikberatkan pada situasi-situasi rentan seperti kegiatan keagamaan massal.
Kehadiran personel yang terlihat mengarahkan kendaraan dan berpatroli di sekitar masjid langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.Para jemaah menyambut positif langkah ini, karena mereka bisa memarkir kendaraan dengan lebih teratur dan berjalan menuju masjid tanpa perlu khawatir akan keselamatan kendaraan mereka atau kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi.
Ipda Chandra juga menekankan bahwa komitmen ini akan terus berlanjut. Operasi PASTI akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, tidak hanya di masjid, tetapi juga di semua rumah ibadah agama lain pada saat perayaan hari-hari besar keagamaan. Hal ini menunjukkan prinsip kesetaraan dan penghormatan Polri terhadap seluruh umat beragama di wilayah hukum Polres Oku.
Pada akhirnya,melalui Operasi PASTI ini, Polres Oku ingin menyampaikan pesan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama. Kehadiran polisi di tengah komunitas, khususnya dalam momen-momen sakral seperti ibadah, diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, sekaligus menciptakan Baturaja yang semakin kondusif dan religius.(gnn – red).












