Baturaja OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.co –
Sebagai wujud nyata kepedulian dan upaya mendukung ketahanan pangan lokal,Polres Ogan Komering Ulu (Oku) telah memanen hasil perdana dari program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Hasil panen berupa sayuran segar seperti bayam dan kangkung tersebut langsung dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas di sekitar Polres Oku pada Jumat, 10 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mensejahterakan masyarakat.
Program P2B Polres Oku diinisiasi secara langsung oleh Kapolres Oku,Akbp Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., sebagai bagian dari implementasi program swasembada pangan. Program ini memanfaatkan lahan kosong di lingkungan kantor untuk diubah menjadi kebun produktif yang ditanami berbagai jenis sayuran. Tujuannya adalah untuk menciptakan model percontohan pemanfaatan pekarangan yang dapat diinspirasi oleh masyarakat luas.
Pada Jumat pagi tersebut,suasana terlihat semarak. Personel Polres Oku dengan antusias memanen sayuran yang telah tumbuh subur. Proses pembagiannya pun dilakukan secara simbolis dan meriah. Ketua Bhayangkari Cabang Oku, Ny. Ivvone Endro Aribowo, turun langsung ke jalan untuk menyerahkan secara cuma-cuma ikatan-ikatan bayam dan kangkung segar tersebut kepada warga yang melintas, diiringi senyum dan sambutan hangat.
Melalui aksi nyata ini,Polres Oku memiliki tujuan strategis yang multi-aspek. Pertama, dari sisi ketahanan pangan dan ekonomi, kegiatan ini diharapkan dapat meringankan sedikit beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan bergizi sehari-hari di tengah tantangan ekonomi saat ini. Pembagian ini merupakan bentuk dukungan nyata untuk memastikan akses pangan bagi warga sekitar.
Kedua,sebagai bentuk edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Polres Oku ingin memberikan contoh nyata dan memotivasi warga bahwa menanam sendiri bahan pangan di pekarangan, sekecil apa pun, memiliki nilai guna yang sangat besar. “Kami ingin memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan lahan yang ada untuk kebutuhan pangan,” ujar Kasi Humas Polres Oku, Akp Ibnu Holdon, S.I.K.
Ketiga,tujuan sosial untuk memperkuat hubungan polisi dan warga. Momen pembagian sayur ini menciptakan ruang interaksi yang positif dan humanis, jauh dari kesan formal dan kaku. Hal ini diharapkan dapat semakin mempererat ikatan emosional antara Bhayangkara dan masyarakat yang dilayaninya, membangun kepercayaan dan rasa kebersamaan.
Lebih lanjut,Akp Ibnu Holdon menegaskan bahwa program P2B dan pembagian hasilnya ini adalah bentuk implementasi nyata dari program Polri yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. “Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih sadar dalam pentingnya pertanian dan ketahanan pangan lokal,” tuturnya.
Keberhasilan panen perdana P2B Polres Oku ini diharapkan bukan menjadi akhir,melainkan awal dari gerakan yang lebih besar. Polres Oku berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini dan berharap dapat menginspirasi setiap lapisan masyarakat, serta instansi lainnya, untuk bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan, dimulai dari halaman rumah sendiri.(gnn – red).












