Sinergi Lintas Sektor Kawal Liburan Aman di Bumi Sriwijaya

Palembang,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar Operasi Ketupat Musi 2026 dengan fokus pengamanan terpadu pada 111 objek wisata yang tersebar di seluruh wilayah provinsi.

Langkah ini diambil sebagai respons atas potensi lonjakan kunjungan masyarakat selama libur Lebaran 1447 Hijriah, dengan tujuan utama memastikan setiap destinasi menjadi tempat yang aman, nyaman, dan memberikan perlindungan penuh bagi wisatawan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan komitmennya bahwa tidak satu pun tempat wisata akan dibiarkan tanpa pengawasan.

Sebanyak 378 personel Kepolisian RI dikerahkan dalam operasi ini, diperkuat oleh sinergi lintas instansi yang solid.

Turut dilibatkan 42 personel dari Tentara Nasional Indonesia, 8 personel dari Dinas Perhubungan, serta 4 personel dari Dinas Kesehatan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan bahwa penggabungan kekuatan lebih dari 400 personel ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat di setiap aktivitas, termasuk saat berlibur.

Pengamanan menyeluruh ini dilaksanakan di seluruh wilayah Sumatera Selatan selama masa libur Lebaran 1447 H, dengan sejumlah lokasi unggulan menjadi prioritas utama.

Baca juga :  DPRD OKU Gelar Rapat Paripurna XXXVI, Sahkan KUPA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2025

Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan antara lain kawasan Danau Ranau di OKU Selatan yang dikenal sebagai destinasi alam andalan, serta OPI Waterpark Jakabaring Palembang yang merupakan pusat rekreasi keluarga ramai dikunjungi.

Petugas telah ditempatkan secara strategis di setiap titik wisata sejak awal masa liburan.

Para personel gabungan tidak hanya berperan dalam pengamanan statis, tetapi juga aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas menuju lokasi wisata guna mencegah kemacetan.

Di area parkir, petugas melakukan pengawasan ketat untuk memastikan ketersediaan lahan dan ketertiban kendaraan.

Selain itu, imbauan keselamatan terus disampaikan kepada pengunjung sebagai upaya preventif agar masyarakat tetap waspada terhadap barang bawaan dan selalu mengawasi anak-anak selama berwisata.

Aspek keselamatan (safety) menjadi sorotan utama, terutama di kawasan wisata perairan yang mendapat pengawasan khusus.

Petugas memastikan kapasitas penumpang pada wahana air tidak melebihi batas dan mematuhi penggunaan alat keselamatan seperti jaket pelampung.

Baca juga :  SUNGAI OGAN KEMBALI MELUAP

Dari sisi keamanan (security), kehadiran personel berseragam di setiap sudut destinasi memberikan rasa aman bagi pengunjung.

Sementara itu, layanan (service) optimal diberikan melalui pos pelayanan yang tersebar dan kemudahan akses bantuan darurat.

Dalam rangka menjaga ketertiban (tertib) selama liburan, petugas melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan umum.

Sinergi antara Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan difokuskan untuk memastikan alur lalu lintas tetap lancar serta pengunjung mematuhi aturan yang berlaku di setiap lokasi wisata.

Langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan liburan yang kondusif dan terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran maupun potensi kerawanan.

Kehadiran 4 personel Dinas Kesehatan yang berjaga di sejumlah titik strategis memberikan jaminan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat atau insiden medis di lokasi wisata.

Kolaborasi ini memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak terputus, mulai dari pertolongan pertama hingga koordinasi evakuasi jika diperlukan.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan selama berlibur juga dapat memanfaatkan Call Center Polri di nomor 110 yang beroperasi 24 jam penuh tanpa biaya.

Baca juga :  Polsek Baturaja Timur Amankan Ibadah Paskah di GPIN Sukajadi

Pengamanan terpadu ini menegaskan bahwa Polda Sumatera Selatan tidak hanya memfokuskan kekuatan pada jalur mudik, tetapi juga memastikan seluruh aktivitas masyarakat selama Lebaran berlangsung aman.

Operasi Ketupat Musi 2026 menjadi bukti nyata bahwa kenyamanan berlibur dan keselamatan publik merupakan prioritas utama yang dijalankan secara berkelanjutan.

Polda Sumsel berkomitmen untuk terus menjaga keamanan hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 1447 H selesai, memastikan setiap wisatawan dapat menikmati momen kebersamaan dengan tenang.(red)