Pemulutan, Ogan Ilir,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Dusun I, Desa Ibul Besar 3, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Sabtu (28/3/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 19.00 WIB ini mengakibatkan sedikitnya sembilan unit rumah warga ludes dilalap si jago merah.
Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut menyebabkan sembilan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian materiil yang saat ini masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Berdasarkan laporan awal yang dihimpun di lapangan, api pertama kali terlihat menyala dari salah satu rumah warga sebelum dengan cepat merambat ke bangunan-bangunan di sekitarnya.
Kondisi permukiman yang padat menjadi faktor utama yang menyebabkan kobaran api cepat membesar dan menyulitkan upaya awal pengendalian.
Jarak antar bangunan yang berdekatan membuat proses perambatan api berlangsung sangat singkat, sehingga sembilan unit rumah tidak dapat diselamatkan sebelum petugas tiba di lokasi.
Petugas Pemadam Kebakaran dari Ogan Ilir dan Kota Palembang tiba di lokasi tepat pada pukul 19.30 WIB, hanya setengah jam setelah api pertama kali terlihat.
Bersama personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat kepolisian, dan warga setempat, upaya pemadaman dilakukan secara intensif dan terkoordinasi.
Dengan kerja sama yang solid, api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.41 WIB, menunjukkan ketepatan waktu dan respons cepat dari seluruh unsur yang terlibat.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., secara langsung memimpin pengamanan lokasi kejadian dengan didampingi Wakapolres Kompol Helmi Ardiansyah, S.H., M.H., serta Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, S.H.
Kehadiran langsung unsur pimpinan kepolisian di lapangan menjadi faktor krusial dalam memastikan bahwa proses pemadaman, evakuasi warga, dan sterilisasi lokasi berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali di tengah situasi darurat yang menegangkan.
Saat ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ogan Ilir tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik atau hubungan arus pendek dari salah satu rumah warga, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil pemeriksaan ilmiah.
Proses investigasi dilakukan secara sistematis dengan pendekatan ilmiah (scientific crime investigation) guna menghindari kesimpulan yang keliru serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Sebagai langkah lanjutan yang mencerminkan pendekatan sinergis, penyidik telah memasang garis polisi (police line), memeriksa sejumlah saksi mata, serta mendokumentasikan titik awal api secara detail.
Polres Ogan Ilir juga berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sumatera Selatan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan secara forensik.
Kolaborasi antarinstansi ini memperkuat upaya mengungkap fakta teknis di balik musibah yang merugikan warga tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh memberikan bantuan keamanan serta memastikan penyelidikan berjalan profesional dan transparan.
Polda Sumsel menekankan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara serius dan terarah, dengan prioritas utama membantu pengamanan lokasi, memastikan warga terdampak mendapatkan rasa aman, serta mendukung proses investigasi hingga tuntas tanpa mengesampingkan aspek kemanusiaan.
Selain fokus pada penyelidikan, personel kepolisian juga menunjukkan sikap tanggap dengan turut membantu proses pendataan korban terdampak bersama perangkat desa dan instansi terkait guna mempercepat langkah penanganan pascakebakaran.
Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik rumah sebagai langkah preventif.
Dengan seluruh langkah yang profesional dan transparan ini, kepolisian berorientasi pada perlindungan masyarakat serta memastikan kejadian serupa dapat diminimalisasi di masa mendatang.(red)












