Palembang,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Polda Sumatera Selatan sukses menggelar pengamanan masif pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026.
Ribuan personel dikerahkan secara serentak untuk mengamankan 9.532 masjid yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.
Pengamanan ini menjadi puncak dari rangkaian Operasi Ketupat Musi 2026 yang telah berlangsung selama dua pekan penuh.
Seluruh jajaran kepolisian dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek diterjunkan langsung untuk memastikan umat Islam dapat melaksanakan ibadah dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tidak ada gangguan yang mengganggu konsentrasi warga yang sedang beribadah di hari kemenangan.
Di Kota Palembang, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikromo menjadi titik prioritas utama dengan jumlah jamaah yang mencapai ribuan orang.
Petugas melakukan penjagaan ketat di pintu masuk, jalur evakuasi, hingga area dalam masjid guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga akhir pelaksanaan salat.
Sementara itu, wilayah dengan jumlah masjid terbesar seperti Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI) juga mendapat pengamanan maksimal.
Personel di lapangan tidak hanya berjaga di lokasi salat, tetapi juga melakukan patroli rutin di titik-titik rawan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul selama kegiatan berlangsung.
Selain pengamanan ibadah, petugas kepolisian juga fokus pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar masjid untuk menghindari kemacetan serta melakukan pengawasan ketat di area parkir.
Langkah antisipatif ini diambil untuk mencegah tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi saat pemilik kendaraan meninggalkan kendaraannya dalam waktu lama.
Hasil dari seluruh rangkaian pengamanan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Salat Id berlangsung aman dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras di lapangan.
“Ribuan personel kami hadir di setiap masjid untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk.
Ini adalah tugas mulia yang kami jalankan dengan sepenuh hati,” tegas Kapolda.
Senada dengan Kapolda, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Lebih dari 9.500 masjid diamankan tanpa gangguan berarti. Masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama libur Lebaran dan memanfaatkan layanan 110 jika membutuhkan bantuan darurat.
Keberhasilan ini menunjukkan sinergi seluruh jajaran kepolisian dalam menghadirkan rasa aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama Hari Raya Idul Fitri.
Saat ini, Polda Sumsel terus melanjutkan pengamanan hingga masa arus balik Lebaran guna memastikan seluruh perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di seluruh wilayah.(red)












