Masjid Amanah Polsek Merapi Barat: Rumah Ibadah sekaligus Oase Ramah Pemudik di Jalun Lintas Lahat

LAHAT,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com – Semangat kebersamaan dan pelayanan kemanusiaan mewarnai peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini di Kabupaten Lahat. Pada Jumat (13/3/2026) sore, suasana khidmat menyelimuti halaman Polsek Merapi Barat.

Bukan karena agenda seremonial kedinasan biasa, melainkan peresmian sebuah tempat ibadah yang menjadi simbol baru kedekatan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., secara langsung meresmikan Masjid Amanah serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) M. Hasan yang berada tepat di lingkungan kompleks kantor polisi sektor tersebut.

Peresmian ini bukanlah acara formal yang kaku. Sebaliknya, acara berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat kehangatan.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat setempat, aparat pemerintah desa, serta para santri cilik yang kelak akan menjadi peserta didik di TPA M. Hasan.

Kehadiran anak-anak yang akan belajar mengaji di lingkungan polsek ini menjadi pemandangan yang mengharukan sekaligus menegaskan bahwa institusi kepolisian ingin hadir sebagai bagian dari pertumbuhan dan pendidikan generasi penerus bangsa.

Kapolsek Merapi Barat, Iptu Chandra Kirana, menjelaskan bahwa renovasi masjid dan pendirian TPA ini lahir dari gagasan untuk menghilangkan sekat-sekat formal antara polisi dan warga. Ia menekankan bahwa Masjid Amanah tidak didesain sebagai fasilitas eksklusif untuk anggota korps baju cokelat saja.

Baca juga :  Polres OKU Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Musi 2025, Pastikan Keamanan Mudik Lebaran

“Kami ingin masyarakat juga memiliki rasa kepemilikan terhadap tempat ini. Masjid ini adalah milik kita bersama, milik Polri dan seluruh warga,” ujar Iptu Chandra di sela-sela acara.

Fungsi sosial dari Masjid Amanah menjadi semakin terasa signifikan menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Terletak di jalur Merapi Barat yang cukup padat dilintasi pemudik, masjid ini disiapkan sebagai rumah singgah yang nyaman.

Pihak kepolisian telah melengkapi fasilitas umum seperti kamar mandi bersih, area parkir yang luas, serta tempat istirahat sejenak.

Para pengguna jalan yang tengah dalam perjalanan menuju kampung halaman kini memiliki oase untuk beribadah, melepas lelah, dan menyegarkan diri sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Di sisi lain, berdirinya TPA M. Hasan membawa angin segar bagi warga sekitar, khususnya para orang tua yang menginginkan pendidikan agama bagi anak-anaknya.

TPA ini diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter bagi generasi muda melalui pengajaran membaca Al-Qur’an dan penanaman nilai-nilai akhlak mulia.

Lingkungan kepolisian yang aman dan tertib diharapkan dapat menjadi suasana kondusif bagi anak-anak untuk tumbuh dan belajar dengan nyaman.

Baca juga :  Garda Depan Pesisir Lumahan Bersuara: Darurat Alat Tangkap Ancam Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto dalam sambutannya menegaskan bahwa masjid dan TPA ini lebih dari sekadar bangunan fisik.

Ia menyebutnya sebagai “jembatan silaturahmi” yang akan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Masjid ini adalah ruang kebersamaan. Di sini, tidak ada perbedaan pangkat atau status.

Semua sama di hadapan Allah, dan semua sama sebagai bagian dari komunitas yang saling menjaga,” tuturnya.

AKBP Novi Edyanto juga memberikan arahan khusus kepada jajarannya di Polsek Merapi Barat agar menyambut para pemudik dengan pelayanan prima.

Ia menginstruksikan personel untuk sigap membantu siapa pun yang singgah, baik untuk sekadar bertanya arah jalan, beristirahat, maupun melaksanakan ibadah.

“Tunjukkan bahwa polisi adalah sahabat masyarakat. Bantu mereka dengan sepenuh hati,” pesannya.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi langkah inovatif di Polsek Merapi Barat.

Ia menyatakan bahwa inisiatif seperti ini adalah contoh nyata implementasi pendekatan kepolisian yang humanis dan modern.

“Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga :  Gebyar Sumpah Pemuda ke-97 di OKU Timur: Ribuan Satgas Pendidikan Pecahkan Rekor MURI, Semangat Persatuan Dikobarkan

Kehadiran masjid dan TPA di lingkungan polsek adalah wujud nyata dari filosofi tersebut,” jelas Kombes Nandang.

Kesederhanaan peresmian itu pada akhirnya menyisakan makna yang mendalam.

Menjelang hari kemenangan, Masjid Amanah di Polsek Merapi Barat telah bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif.

Di sana, seragam dinas dan pakaian sehari-hari warga duduk berdampingan di atas sajadah.

Suara azan menggema dari pengeras suara masjid yang juga menjadi penanda waktu bagi anak-anak TPA untuk belajar.

Sebuah pemandangan indah yang menegaskan bahwa Polri dan masyarakat pada hakikatnya adalah satu keluarga besar yang saling melindungi, merangkul, dan mengayomi.(red)