KONTES NASIONAL BATU AKIK YPN PART 4 DIGELAR DI BATURAJA: 750 KATEGORI PERTEMUKAN KOLEKTOR SE-NUSANTARA

Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Komunitas gemstone Indonesia kembali meramaikan dunia permata nusantara dengan penyelenggaraan Kontes Batu Akik YPN PART 4 “The Rock Show Gems Community”. Ajang bergengsi skala nasional ini dibuka pada hari ini, Jumat, 16 Januari 2026, dan akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, 18 Januari 2026. Lokasi pameran dan kontes bertempat di Hotel Bukit Indah Lestari (BIL) yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan. Kontes ini bertujuan untuk mempertemukan dan mempererat tali silaturahmi antar penggemar dan kolektor batu akik dari Sabang sampai Merauke.

Event YPN PART 4 ini menegaskan posisi Baturaja dan Sumatera Selatan sebagai salah satu episentrum kegiatan perbatuan di Indonesia. Penyelenggaraan kontes di hotel ternama seperti BIL menunjukkan skala dan profesionalisme acara yang terus berkembang. Ajang ini bukan sekadar kontes biasa, melainkan sebuah festival kebanggaan komunitas yang memamerkan kekayaan geologi Indonesia dalam bentuk batu permata dengan segala keunikan dan keindahannya.

Kualitas kontes dijamin oleh dewan juri yang terdiri dari para ahli dan figur terkenal di dunia batu akik tanah air. Tim juri diketuai oleh nama-nama besar seperti ITOP (Bogor) dan BEBI (Sukabumi), yang dikenal memiliki mata tajam dalam menilai batu. Mereka didampingi oleh juri dari berbagai kota seperti SANWANI, TOMMY, EVAN, dan PAPA RARA (Jakarta), serta CHAN MO (Baturaja) dan ILHAM (Padang). Acara akan dipandu oleh MC LEONARDO asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung, yang bertugas menyemarakkan suasana.

Baca juga :  IWO Indonesia Gelar HUT ke 8 pada 9 Februari 2026, Usung Tema Strategis untuk Perkuat Integritas Pers, Dorong Ekonomi, dan Jaga Kedaulatan

Yang membuat kontes ini luar biasa adalah jumlah kategorinya yang mencapai 750 kelas. Ini mencerminkan keragaman jenis batu akik yang dikoleksi dan dihormati di Nusantara. Kategori-kategori tersebut dirancang untuk mengakomodasi kekhasan batu dari berbagai daerah, mulai dari Idocrase Aceh, Bacan asal Maluku, hingga Blue Chalcedony khas Baturaja sendiri. Batu-batu bergambar (picture stone), batu Cempaka, Anggur, dan Sungai Dare Padang juga memiliki kelas kompetisinya masing-masing, memastikan semua jenis mendapatkan panggung yang adil.

Kegiatan direncanakan padat selama tiga hari penyelenggaraan. Hari pertama, Jumat 16 Januari, biasanya diisi dengan pendaftaran ulang peserta, technical meeting, dan pemasangan stan pameran serta penempatan batu yang dilombakan. Hari Sabtu (17/1) merupakan puncak aktivitas dengan proses penilaian juri berlangsung intensif, sementara pengunjung dapat melihat pameran dan transaksi. Minggu (18/1) menjadi hari yang paling dinantikan dengan pengumuman pemenang untuk ratusan kategori dan penyerahan hadiah.

Sebagaimana event serupa di Jakarta yang berhasil mendongkrak kunjungan ke Pasar Rawa Bening dan ekonomi UMKM, kontes di Baturaja ini juga diharapkan memberikan dampak positif. Acara ini menjadi stimulus bagi perekonomian lokal, mulai dari sektor akomodasi hotel, kuliner, transportasi, hingga perdagangan batu itu sendiri. Kontes bertaraf nasional menarik inflow pengunjung dari luar kota yang turut menggerakkan roda ekonomi Baturaja.

Baca juga :  Gotong Royong Tandai Penanaman Jagung Serentak, Dukungan Nyata Menuju Swasembada Pangan 2025

Melampaui sisi kompetisi, penyelenggara menekankan bahwa tujuan utama acara adalah mempererat tali silaturahmi sesama penggemar batu akik se-Nusantara. Ini adalah ruang pertemuan bagi berbagai komunitas dari daerah berbeda untuk bertukar ilmu, cerita, dan tentu saja, memperdagangkan koleksi. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi agar hobi ini tetap lestari dan berkembang sehat.

Berdasarkan informasi dari kontes “The Rock Show” serupa di Jakarta, standar penilaian pada event skala nasional seperti ini biasanya mengacu pada parameter internasional yang diadaptasi, seperti 4C (Color, Clarity, Cut, Carat Weight) untuk transparansi dan keadilan. Kehadiran juri-juri berpengalaman dari berbagai latar belakang juga memastikan bahwa penilaian tidak hanya berdasarkan asal daerah batu, tetapi pada kualitas intrinsiknya, sehingga meningkatkan kredibilitas kontes.

Kontes ini diperkirakan akan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai penjuru Indonesia, mewakili ribuan batu terbaik dari koleksi mereka. Mulai dari kolektor individu, pedagang, hingga komunitas-komunitas daerah seperti komunitas Bacan, komunitas Anggur, atau komunitas batu Kalimaya akan memadati venue. Keikutsertaan mereka adalah bukti nyata bahwa gelaran ini telah diakui sebagai salah satu ajang penting dalam kalender perbatuan nasional.

Baca juga :  Kapolsek Pugung Bina Upacara dan Beri Penyuluhan Hukum di SMK Nurul Falah Tanggamus

Kontes Batu Akik YPN PART 4 “The Rock Show Gems Community” di Baturaja merupakan bukti vitalitas dan semangat kolektif komunitas batu Indonesia. Bagi para penggemar, ini adalah festival yang dinanti; bagi masyarakat umum, ini adalah tontonan edukatif tentang kekayaan alam tanah air. Masyarakat Baturaja dan sekitarnya, serta para pelancong yang berminat, diajak untuk hadir menyaksikan langsung kemegahan batu-batu terbaik Nusantara dan merasakan semangat persaudaraan yang hangat di Hotel Bukit Indah Lestari pada 16-18 Januari 2026.(gnn/ESK).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *