Kapolsek Lubuk Raja Pimpin Langsung Pengamanan Harlah Desa Martajaya ke-14, Ratusan Warga Tampil Khidmat

Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com
Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-14 Desa Martajaya yang digelar pada Senin, 20 April 2026, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Gedung Serbaguna PSHT Blok G, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga sekitar 250 tamu undangan.

Momen istimewa ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga simbol kepedulian sosial warga Desa Martajaya.

Bertempat di jantung Desa Martajaya, tepatnya di Gedung Serbaguna PSHT Blok G, acara tersebut berlangsung dalam suasana yang teduh dan kondusif.

Lokasi yang dipilih cukup strategis untuk menampung seluruh undangan dari berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah kecamatan, anggota DPRD, hingga para kepala desa se-Kecamatan Lubuk Raja.

Dengan tata ruang yang tertata rapi, suasana kebersamaan sangat terasa sejak awal hingga akhir kegiatan.

Sejumlah tokoh penting turut memeriahkan Harlah Desa Martajaya ke-14, antara lain Wakil Bupati OKU Ir. H. Marjito Bachri, anggota DPRD OKU dari Partai Hanura Sujarwo, Camat Lubuk Raja Ogan Amri, SSTP., M.Si, serta Kapolsek Lubuk Raja Iptu Indra Gunawan.

Baca juga :  Jelang Mudik Lebaran, Polda Sumsel Kerahkan 106 Personel Perbaiki Jalan di Tiga Wilayah

Selain itu, hadir pula unsur Danramil Kota, Kepala KUA Lubuk Raja, Ketua PSHT OKU, para kepala desa se-Kecamatan Lubuk Raja, serta tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan kemasyarakatan di wilayah Lubuk Raja.

Harlah ke-14 ini tidak sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan antarwarga serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Hal itu dibuktikan dengan adanya penyerahan santunan kepada anak yatim warga Desa Martajaya sebagai wujud nyata kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan desa selama 14 tahun.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang harmonis.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah kekhidmatan suasana, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Martajaya yang penuh haru dan rasa syukur.

Kemudian, Wakil Bupati OKU Ir. H. Marjito Bachri menyampaikan sambutan yang mengapresiasi semangat gotong royong warga.

Baca juga :  Polsek Pengandonan Gencarkan Patroli Subuh, Warga Diminta Waspada dan Laporkan Aktivitas Mencurigakan

Puncak acara diisi dengan penyerahan santunan anak yatim, lalu dilanjutkan ceramah agama oleh Kyai H. Imam Mashur yang menyejukkan hati, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan kemajuan desa.

Untuk memastian kelancaran acara, Polsek Lubuk Raja mengerahkan personel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Indra Gunawan dengan sistem pengamanan tertutup dan terbuka.

Pengamanan tertutup dilakukan dengan pemantauan intensif terhadap titik-titik rawan, sementara pengamanan terbuka meliputi pengaturan arus lalu lintas dan patroli keliling di sekitar lokasi.

Seluruh personel bertugas sigap mulai pukul 13.30 WIB hingga acara benar-benar usai.

Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 16.00 WIB ini berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif tanpa satu pun gangguan keamanan.

Antusiasme warga yang tinggi tetap terkendali berkat koordinasi apik antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan panitia pelaksana. Tidak ada kejadian menonjol yang dilaporkan, sehingga seluruh tamu undangan dapat mengikuti acara dari awal hingga akhir dengan nyaman.

Baca juga :  Nestapa Setahun Tiada Hunian: Sepuluh Keluarga Korban Banjir Bandang Keban Agung Terlantar di Tanah Sendiri

Secara singkat, perayaan Harlah Desa Martajaya ke-14 berhasil menyajikan substansi kegiatan yang padat mulai dari unsur keagamaan, sosial, hingga kebersamaan antarlembaga.

Secara sistematis, acara mengalir dari pembukaan, sambutan, santunan, ceramah, hingga doa penutup yang tertib.

Substansi acara sangat terasa dengan hadirnya nilai-nilai gotong royong dan kepedulian kepada anak yatim.

Pelaksanaan yang tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat pengamanan ini menjadi contoh sukses penyelenggaraan hajatan desa yang profesional dan humanis.(red)