Baturaja OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.com –
Demokrasi lokal kembali menunjukkan denyut nadinya di Desa Laya,Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pada Sabtu, 4 Oktober 2025 sekitar pukul 09.00 WIB, sebuah momen bersejarah terukir dengan diselenggarakannya Rapat Pleno Terbuka Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW). Acara yang digelar di Balai Desa Laya ini disambut antusias oleh masyarakat dan menandai dimulainya babak baru kontestasi demokrasi untuk menentukan pimpinan desa yang baru, dengan komitmen kuat untuk menjalankan proses yang transparan dan partisipatif.
Rapat pleno ini bukan sekadar formalitas,melainkan pintu gerbang menuju proses pemilihan yang demokratis. Momen ini menjadi penanda dimulainya sebuah perjalanan politik di tingkat akar rumput yang akan menentukan arah pembangunan dan masa depan Desa Laya ke depannya. Semangat yang dibangun adalah untuk memastikan bahwa pemimpin desa terpilih nanti benar-benar representasi dari suara rakyat, yang lahir dari proses yang jujur, adil, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Pada kesempatan tersebut,Panitia Pelaksana Pilkades PAW secara resmi mengumumkan hasil seleksi akhir para bakal calon. Ketua Panitia Pelaksana, Arianto, dengan tegas menyatakan bahwa dari empat bakal calon yang awalnya mendaftar, hanya tiga yang dinyatakan lolos seleksi dan berhak maju dalam kontestasi. Satu calon lainnya harus menerima keputusan gugur setelah melalui proses verifikasi administrasi yang dilakukan secara ketat dan menyeluruh.
“Pada rapat pleno ini,panitia tidak hanya mengumumkan hasil seleksi, tetapi juga menetapkan ketiga calon secara resmi serta melakukan pengundian nomor urut,” tegas Arianto di hadapan para hadirin. Proses pengundian nomor urut ini berlangsung khidmat dan penuh ketegangan, disaksikan langsung oleh seluruh undangan, termasuk para calon, perwakilan pemerintah, dan tokoh masyarakat, yang memastikan tidak ada kecurangan dalam proses tersebut.
Dari dalam kotak undian,terpilih secara berurutan nama-nama yang akan menjadi peserta dalam kontestasi Pilkades mendatang. Hasilnya menetapkan Hariantina pada nomor urut 1, Samsul Azahirin pada nomor urut 2, dan Komarudin MZ,pada nomor urut 3. Ketiganya secara resmi akan bersaing dalam pemilihan yang akan datang, mengawali perjalanan politik mereka dengan langkah pertama yang demokratis dan transparan.
Pentingnya acara ini tercermin dari kehadiran sejumlah pejabat penting yang menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap proses demokrasi di tingkat desa.Turut hadir Kepala Dinas PMD OKU Nanang Nurzaman, S.IP., M.Si., Camat Baturaja Barat Yan Kurniawan, S.STP., M.Si., PJ Kepala Desa Amirul, S.E., serta perwakilan dari Polsek dan Koramil setempat. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mengawal proses demokrasi ini agar tetap bersih dan transparan.
Ketua BPD Desa Laya,Indra Gani, dalam kesempatan tersebut menegaskan kembali integritas proses yang telah dilalui. Ia menyatakan bahwa seluruh berkas calon telah melalui proses verifikasi yang sangat ketat sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Hari ini, ketiga calon telah resmi ditetapkan dan telah mengambil nomor urut masing-masing,” tegasnya, yang sekaligus menjamin bahwa proses seleksi telah memenuhi semua aspek legalitas dan prosedural.
Usai pengundian nomor urut,sebuah momen simbolis yang sangat penting pun dilakukan. Seluruh calon kepala desa menunjukkan komitmen mereka terhadap proses demokrasi yang sehat dan bermartabat dengan menandatangani Fakta Integritas. Dokumen ini bukan hanya sekadar tanda tangan, melainkan sebuah ikrar dan bukti komitmen mereka untuk menjaga kondusivitas desa, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta bersikap sportif selama masa kampanye hingga penetapan pemenang nanti.
Dalam sambutannya,Camat Baturaja Barat, Yan Kurniawan, menyampaikan harapan dan arahan yang jelas. Beliau berharap agar seluruh proses Pilkades PAW dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan damai tanpa ada gesekan sedikit pun. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, para pendukung, dan keluarga calon untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan berlangsung,” pesannya dengan penuh keyakinan.
Sementara itu,Kepala Dinas PMD OKU, Nanang Nurzaman, menekankan pentingnya menjunjung tinggi aturan main yang telah ditetapkan. Dengan bahasa yang lugas, beliau mengingatkan, “Para calon harus siap menang dan legowo jika kalah. Ini adalah jiwa dari sportivitas berdemokrasi. Di sisi lain, pemilih juga diharapkan mengikuti ketentuan yang berlaku, yakni menggunakan hak pilihnya sesuai dengan data kepala keluarga yang sah,” jelasnya.
Menutup rangkaian acara yang bersejarah ini,PJ Kepala Desa, Amirul, S.E., menyampaikan harapan terakhirnya. Beliau berharap seluruh proses Pilkades di Desa Laya dapat berjalan dengan lancar, kondusif, dan penuh martabat. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang demokrasi yang sehat dan bermartabat, yang nantinya bisa kita wariskan kepada generasi penerus desa,” tutupnya dengan penuh pengharapan.
Dengan ditetapkannya tiga kandidat resmi dan ditegaskannya komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas,tahapan menuju Pilkades PAW Desa Laya resmi dimulai. Momen ini bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan sebuah ujian kedewasaan berdemokrasi bagi seluruh warga Desa Laya. Harapan besar pun mengemuka, agar pemilihan ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga dapat menjadi contoh teladan dan role model bagi desa-desa lainnya dalam melaksanakan demokrasi lokal yang taat prosedur dan aturan sesuai Peraturan Bupati (Perbub) yang telah ditetapkan,(gnn – Endang).












