LAKSAN-SAPA 2025 Resmi Digelar, Perizinan Jemput Bola Capai Pelaku Usaha di OKU Timur

Martapura,OKU TIMUR,Sumsel,Gemanusantaranews.com –
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan secara resmi meluncurkan Roadshow Layanan Perizinan untuk Publik(LAKSAN-SAPA) 2025 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Program ini dirancang khusus untuk mendekatkan layanan perizinan ke tengah-tengah masyarakat di berbagai daerah.

Acara pembukaan berlangsung meriah di Balai Kelurahan Paku Sekunyit,Martapura, pada Kamis, 02 Oktober 2025. Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., secara resmi membuka kegiatan dengan memukul gong sebagai tanda dimulainya rangkaian roadshow. Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Enos ini menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pengurusan perizinan sejak dini.

Perizinan yang Dihadapi
Bupati Enos mengungkapkan fakta memprihatinkan dimana masih banyak pelaku usaha yang belum memahami pentingnya perizinan.”Akibatnya, sejumlah produk lokal belum bisa dipasarkan secara luas, termasuk di minimarket,” tegasnya. Sebagai contoh, ia menyebutkan keripik ubi yang sangat digemari masyarakat dan bahkan mempengaruhi inflasi daerah. Produk yang memiliki potensi besar untuk dipasarkan hingga ke luar daerah dan ekspor ini ternyata masih terhambat karena belum memiliki perizinan yang lengkap.

Baca juga :  Ketua Umum IWO Indonesia Soroti Kejanggalan Kasus Dugaan Pemerasan Wartawan di Prabumulih

Melalui momentum roadshow ini,Bupati Enos memberikan arahan khusus kepada jajaran pelayanan publik. “Sebagai pelayan publik, terapkan prinsip 3S, Senyum, Salam, dan Sapa, sehingga masyarakat merasakan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional,” pesannya. Ia menekankan agar pelayanan tidak dipersulit dan meminta seluruh aparatur untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya guna membantu pelaku usaha mengurus perizinan.

Kepala DPMPTSP Provinsi Sumsel,H. Lusapta Yudha Kurnia, dalam sambutannya menegaskan bahwa perizinan merupakan landasan utama untuk mendapatkan legalitas usaha. Ia menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, pemerintah sedang menginisiasi program strategis Presiden dan Wakil Presiden, yakni mendorong koperasi merah putih agar segera berlegalitas. “Kami berharap Bupati dapat menggerakkan para camat, lurah, dan kepala desa, supaya koperasi merah putih segera mendaftarkan Nomor Induk Berusaha (NIB),” ujarnya.

Baca juga :  Targetkan Piala Adipura, Bupati OKU Timur Kerahkan OPD untuk Wujudkan Kota Bersih

Lebih lanjut,Lusapta menegaskan bahwa LAKSAN-SAPA 2025 tidak hanya mendukung program pusat, tetapi juga selaras dengan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan. Program tersebut berfokus pada penciptaan pengusaha muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Dengan pendekatan jemput bola ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kepastian layanan perizinan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.

Sebagai wujud nyata percepatan layanan perizinan,dalam kesempatan tersebut Bupati OKU Timur menyerahkan secara simbolis Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada sejumlah pelaku usaha. Penyerahan NIB ini menjadi bukti konkret manfaat langsung dari kegiatan roadshow ini. Para pelaku usaha yang menerima NIB tersebut diharapkan dapat segera mengembangkan usahanya secara legal dan lebih terjamin.

Roadshow LAKSAN-SAPA 2025 di OKU Timur menjadi titik awal yang penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.Bupati Enos menegaskan bahwa melalui roadshow perizinan ini, para pelaku usaha mendapat peluang berharga yang tidak boleh disia-siakan. Atas nama Pemerintah Kabupaten, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sumsel atas dukungan dalam mempermudah perizinan. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat direplikasi di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan koperasi yang berdaya saing,(gnn – CAHYA PRABU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *