Darah Seorang Polisi, Harapan Hidup untuk Anindy: Kisah Haru Bhabinkamtibmas Donorkan Darah untuk Anak Thalasemia

Baturaja,OKU,Sumsel,Gemanusantaranews.com
Dalam aksi nyata yang menyentuh hati,Bripka Setia Budi, Bhabinkamtibmas Desa Raksa Jiwa, Polsek Semidang Aji, dengan penuh ketulusan mendonorkan darahnya untuk menyelamatkan nyawa seorang bocah. Tindakan heroik ini bukan bagian dari operasi kepolisian biasa, melainkan wujud kepedulian murni seorang anggota Polri terhadap penderitaan warga yang dilayaninya. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 19 September 2025, dan menjadi cerita cahaya terang di tengah tugas-tugasnya menegakkan hukum.

Penerima manfaat dari donor darah ini adalah Anindy Ayudia Inara,seorang gadis kecil berusia 10 tahun yang tengah berjuang melawan penyakit thalasemia. Anak tersebut merupakan putri dari Renoldi, seorang warga biasa dari Desa Raksa Jiwa, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kehidupan Anindy sudah diwarnai dengan tantangan, ia hanya tinggal bersama sang ayah setelah orang tuanya bercerai, menambah beban perjuangan melawan sakitnya.

Anindy saat itu sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.Dalam perjalanan pengobatannya, kondisi tubuhnya melemah dan memerlukan transfusi darah segar dengan segera untuk mempertahankan hidupnya. Darah dengan golongan O positif menjadi kebutuhan paling kritis yang menentukan kelanjutan terapinya. Keluarga pun merasa cemas menanti pendonor yang tepat.

Baca juga :  Safari Ramadhan di OKU Timur, Momentum Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

Mendapatkan informasi tentang kondisi kritis Anindy,Bripka Setia Budi tidak tinggal diam. Sebagai Bhabinkamtibmas yang sehari-hari dekat dengan warga Raksa Jiwa, ia merasa terpanggil untuk turun tangan membantu. Tanpa ragu-ragu dan dengan penuh kesadaran, ia memutuskan untuk segera menuju ke Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) setempat untuk menjalani proses donor darah.

“Ini murni tindakan kemanusiaan.Saya tidak bisa membiarkan seorang anak kecil menderita jika saya bisa melakukan sesuatu untuk membantunya,” ucap Bripka Setia Budi dengan suara bergetar penuh emosi. Ia berharap, darah yang didonorkannya dapat mengalir menjadi sumber kekuatan baru bagi Anindy. “Semoga adik Anindy segera sembuh dan bisa kembali ceria, berlari dan bermain seperti teman-teman sebayanya,” tambahnya penuh harap.

Kapolsek Semidang Aji,Ipda Meyke Krisdian Hasri, S.H., memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas tindakan anggotanya tersebut. Menurutnya, aksi Bripka Setia Budi ini adalah cerminan sempurna dari nilai-nilai yang ingin dibangun oleh institusi Polri. “Ini membuktikan bahwa di mana pun kami bertugas, kami tidak hanya hadir sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung, dan bagian dari keluarga bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga :  Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Finalisasi Pengamanan Event Grastrack Harimau Championship di OKU Timur

Sambutan positif juga datang dari pucuk pimpinan Polres OKU.Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas AKP Ibnu Holdon, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Bripka Setia Budi sejalan dengan komitmen besar Polri untuk selalu mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap interaksi dengan masyarakat.

“Apa yang dilakukan Bripka Setia Budi adalah contoh nyata dari pelayanan polisi yang humanis dan proaktif.Kami berharap kepeduliannya ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat menjadi inspirasi dan teladan positif bagi seluruh anggota Polri lainnya, serta bagi seluruh lapisan masyarakat untuk saling membantu dan menopang dalam kesulitan,” pesan Kapolres melalui pernyataan resminya.

Kisah kepedulian Bripka Setia Budi ini dengan cepat menyebar dan menjadi sorotan positif di kalangan masyarakat OKU.Banyak warga yang memuji tindakan spontan dan tanpa pamrih dari sang polisi. Aksi ini memperkuat ikatan emosional antara polisi dan warga, membangun kepercayaan bahwa polisi benar-benar hadir untuk melayani dan melindungi.

Baca juga :  DPD KNPI OKU Timur Bergerak Cepat: Bagikan Sembako dan Beri Dukungan Moral bagi Korban Banjir yang Melanda Desa-Desa

Donor darah tersebut diharapkan dapat menjadi titik balik dalam perjuangan Anindy Ayudia Inara melawan thalasemia.Di balik seragam dan tugasnya, Bripka Setia Budi telah membuktikan bahwa kemanusiaan adalah tugas yang paling utama. Sebuah tindakan sederhana seorang polisi desa telah memberikan harapan hidup dan menyampaikan pesan mendalam: kepedulian adalah bahasa universal yang mampu menyelamatkan nyawa dan menyatukan hati.(GNN – red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *