GemaNusantaraNews.com, OKU –
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan OKU Deddy Wijaya, S.K.M., M.Kes., serta perwakilan Badan Gizi Nasional, melakukan kunjungan langsung ke tiga dapur produksi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Mei 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program nasional yang digagas pemerintah pusat. 
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah dapur produksi milik Yayasan Vieke Indira Sriwijaya Cabang OKU (Catering Tina Taufik) di Jalan KH. Hasyim Ashari No. 254, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur. Dapur ini bertanggung jawab mendistribusikan makanan bergizi gratis kepada 3.188 siswa dari 12 sekolah, terdiri dari 277 siswa PAUD/TK (4 sekolah), 1.258 siswa SD/MI (6 sekolah), dan 1.653 siswa SMP/MTs (2 sekolah).
Selanjutnya, tim bergerak ke Yayasan Sahabat Pelangi Cabang OKU (Catering Barokah) di Jalan Imam Bonjol Simpang 3 Lekis RT 18/RW 06, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur. Dapur ini melayani 3.430 siswa dari 11 sekolah, dengan rincian 233 siswa PAUD/TK (4 sekolah), 1.664 siswa SD/MI (5 sekolah), 874 siswa SMP/MTs (1 sekolah), dan 788 siswa SMA (1 sekolah).
Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Yayasan Sahabat Pelangi Cabang OKU (CV Elina Devia Catering) di Jalan MTS Tanjung Agung, Desa/Kelurahan Tanjungagung, Kecamatan Baturaja Barat. Dapur ini mendistribusikan makanan kepada 3.144 siswa dari 18 sekolah, meliputi 182 siswa PAUD/TK (4 sekolah), 1.473 siswa SD/MI (11 sekolah), 658 siswa SMP/MTs (2 sekolah), dan 831 siswa SMA/sederajat (1 sekolah).
Pendistribusian makanan dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu pada pukul 07.00 WIB dan 11.00 WIB. Hal ini disesuaikan dengan jadwal sekolah yang terbagi menjadi sesi pagi dan siang. Dengan sistem ini, diharapkan semua siswa dapat menerima makanan bergizi dalam kondisi segar dan tepat waktu.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keamanan, kebersihan, dan kualitas gizi makanan yang didistribusikan. “Kami bersama TNI dan pemerintah daerah siap mengawal program ini agar berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti keracunan makanan.
Program MBG merupakan salah satu kebijakan unggulan Presiden dan Wakil Presiden dalam upaya meningkatkan gizi anak sekolah. Kolaborasi antara Polri, Dinas Kesehatan, dan Badan Gizi Nasional menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ini. Pemerintah daerah juga turut memantau proses produksi hingga distribusi untuk memastikan manfaatnya tepat sasaran.
Dengan adanya pengawasan langsung ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi siswa di Kabupaten OKU. Kapolres OKU berharap semua pihak terkait terus bekerja sama menjaga kualitas program, sehingga tujuan utama dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia dapat tercapai.
Sumber Humas Polres OKU
(GNN – Red)












