Kejuaraan IPSI Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat OKU Timur 2026 Berlangsung, Ratusan Pesilat Ikuti Ajang Pertandingan

OKU Timur, Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com — Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Open Championship OKU Timur Tahun 2026 resmi digelar pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Lapangan Miza Futsal, Desa Rantau Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah.

Kejuaraan yang mengusung tema “Satu Langkah Maju, Pantang Untuk Mundur, Sekali Gelanggang di Pijak, Kehormatan Harus Dijaga” ini menjadi ajang bergengsi bagi para atlet pencak silat untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus mempererat persatuan antar perguruan.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., unsur Forkopimda, Ketua IPSI OKU Timur, perwakilan KONI, camat, serta para pengurus perguruan pencak silat dan peserta dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, perwakilan Ketua KONI OKU Timur, Suparni Miadji, S.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini diikuti sebanyak 644 pesilat dari 42 kontingen, termasuk peserta dari luar daerah.

Baca juga :  Meriah Banget Cabup Lanosin Nyoride Barang Sevespa Sehaluan dan All Bikers Oku Timur

“Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Bupati OKU Timur yang telah hadir memberikan dukungan langsung kepada para atlet,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persatuan antar perguruan pencak silat.

“Setiap perguruan harus memiliki marwah, namun tetap menjaga kerukunan.

Jangan sampai terjadi perpecahan yang dapat mengganggu situasi kondusif di OKU Timur,” tegasnya.

Ia juga berharap kejuaraan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi atlet daerah.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, para pesilat OKU Timur mampu meraih prestasi hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati OKU Timur turut memberikan bantuan sebesar Rp5 juta kepada panitia pelaksana guna mendukung kelancaran kegiatan.

Baca juga :  Polres Langkat Dukung Ketahanan Pangan: Kapolres Langkat Hadiri Penanaman Jagung Serentak di Padang Tualang

Kejuaraan ini diikuti oleh 16 perguruan pencak silat dari OKU Timur serta peserta dari kabupaten lain seperti OKU, OKU Selatan, OKI, dan Way Kanan (Provinsi Lampung).

Total sebanyak 644 pesilat yang tergabung dalam 42 kontingen ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Rangkaian kegiatan pembukaan ditutup dengan dimulainya pertandingan kategori seni tunggal usia dini, yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai kategori lainnya sesuai jadwal.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan gabungan dari Polres OKU Timur, Polsek jajaran, serta dukungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Damkar.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, pengamanan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh jajaran Polsek Madang Suku I bersama personel Polres OKU Timur dan polsek jajaran, sesuai dengan Surat Perintah Kapolres OKU Timur tentang pelaksanaan pengamanan kejuaraan.

Kapolsek Madang Suku I IPTU Dodi Mardani, SH., MM., CPM., melalui Kanit Samapta IPTU Sugeng Bintoro menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan secara maksimal demi memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.

Baca juga :  Kanit Binmas Polsek Semidang Aji Jadi Imam dan Khatib Jumat, Sampaikan Pesan Kamtibmas di Masjid Ar Raudho

“Kami melaksanakan pengamanan secara terbuka dan tertutup, bersinergi dengan instansi terkait agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung kondusif,” ujarnya.

Kejuaraan Pencak Silat Open Championship OKU Timur Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Mei 2026.

Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan antar pesilat serta menjaga kelestarian budaya pencak silat di Bumi Sebiduk Sehaluan.(Egi)