Baturaja OKU Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Dalam upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat dan mendukung kegiatan kerohanian, anggota Polri terlibat aktif dalam peringatan hari besar Islam. Hal ini ditunjukkan oleh kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Semidang Aji dalam acara peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriyah Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid At-Taqwa, Desa Panggal-panggal, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kegiatan keagamaan ini menjadi wadah penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan aparat.
Acara tersebut digelar pada hari Minggu, 25 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB. Kapolsek Semidang Aji, Iptu Meyke Krisdian Hasri, S.H., yang berhalangan hadir, diwakilkan secara langsung oleh Bhabinkamtibmas setempat. Kehadiran petugas ini menunjukkan perhatian serius dari institusi kepolisian terhadap kehidupan beragama dan adat istiadat masyarakat di wilayah binaannya.
Kegiatan yang khidmat ini tidak hanya dihadiri oleh unsur kepolisian. Turut hadir sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa, antara lain Kepala Desa Panggal-panggal, Firly Bustomi, SE., beserta jajaran perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hadir pula penceramah utama, Ustaz H. M. Daruni, serta perwakilan dari organisasi kemasyarakatan seperti Ibu-ibu PKK dan kelompok pengajian, mencerminkan partisipasi yang luas dari berbagai elemen masyarakat.
Merespon keikutsertaan anggotanya ini, Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, menyampaikan penjelasan resmi. Ditegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam acara keagamaan masyarakat merupakan bentuk komitmen nyata Polri dalam membangun kedekatan dan memperkuat sinergi dengan warga. Hal ini sejalan dengan fungsi pembinaan dan kemitraan Polri.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan bahwa kegiatan keagamaan dinilai memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun nilai-nilai moral dan menjaga keharmonisan sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. Pendekatan ini menunjukkan pemahaman Polri bahwa stabilitas keamanan tidak hanya dicapai melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan fondasi sosial dan spiritual masyarakat.
Dalam pernyataannya, Kapolres juga menyoroti bahwa momentum Isra Mi’raj dapat dijadikan sebagai sarana untuk mempererat persatuan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Ia berharap masyarakat dapat terus memelihara suasana yang kondusif serta memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan seluruh jajaran kepolisian.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam acara semacam ini merupakan implementasi konkret dari konsep policing yang berorientasi pada masyarakat (community policing). Melalui interaksi langsung dalam suasana non-formal dan religius, diharapkan terbangun kepercayaan (trust) dan pemahaman dua arah antara polisi dan warga, yang pada akhirnya mendukung terciptanya kondisi kamtibmas yang stabil.
Dengan demikian, partisipasi aktif Polri dalam kegiatan sosial-keagamaan bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun pondasi keamanan yang partisipatif. Sinergi yang terbangun dari tingkat desa seperti di Panggal-panggal ini diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap terwujudnya ketertiban dan kedamaian yang lebih luas di wilayah Kabupaten OKU secara keseluruhan.(gnn/red).












