Baturaja OKU Sumsel,GemaNusantaraNews.com –
Memasuki detik-detik pergantian tahun,Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan persiapan matang untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dalam perayaan malam Tahun Baru 2026. Upaya ini dilakukan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang akan merayakan, sekaligus memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terkendali di seluruh penjuru kabupaten.
Kapolres OKU,AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., secara resmi memerintahkan penerjunan operasional pengamanan secara maksimal. Melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ferri Zulfian, diumumkan bahwa sebanyak 146 personel akan disiagakan dalam sebuah operasi terpadu. Personel ini akan dibagi dan ditempatkan pada titik-titik yang telah ditentukan, siap melaksanakan tugas sejak menjelang malam hingga pasca-perayaan.
Strategi pengamanan dirancang dengan pola komprehensif yang menggabungkan tiga pendekatan utama:stasioner (penjagaan tetap), patroli (pengawasan dinamis), dan pengawalan (patwal). Pendekatan tiga poros ini diyakini mampu menciptakan jaringan pengamanan yang rapat, mengawasi titik keramaian, sekaligus responsif terhadap pergerakan massa dan lalu lintas.
Guna menjangkau area kritis,Polres OKU menetapkan 22 titik pengamanan strategis yang tersebar terutama di pusat Kota Baturaja dan lokasi rawan. Titik-titik ini mencakup pusat keramaian seperti depan City Mall Baturaja dan Ramayana, persimpangan utama seperti Simpang 5 Tugu Beras Pasar Atas dan Simpang 4 Jembatan Ogan IV, serta lokasi vital lain di sekitar rumah sakit, kantor pemerintahan, hotel, dan jembatan. Penyebaran ini dirancang untuk mengcover potensi kemacetan dan titik rawan gangguan.
Tidak hanya mengandalkan personel di titik tetap,operasi ini juga diperkuat oleh dukungan tim-tim khusus yang akan bergerak dinamis. Tim Unit SSO (Satuan Samapta dan Opsnal) akan siaga untuk penanganan cepat, Tim Patroli Pengamanan Wilayah dan Pengurai Kemacetan akan terus berkeliling, serta yang tak kalah penting adalah Tim Kesehatan yang disiagakan secara khusus untuk memberikan pertolongan pertama dan mengantisipasi situasi darurat medis selama perayaan berlangsung.
Kapolres OKU,AKBP Endro Aribowo, menyampaikan harapannya bahwa dengan kesiapan penuh ini, perayaan dapat berjalan lancar. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman,” pungkasnya melalui pernyataan resmi. Imbauan ini menekankan pada kolaborasi antara aparat dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan.
Operasi ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata,tetapi juga pada aspek pelayanan dan keselamatan publik. Kehadiran Tim Kesehatan dan tim pengurai kemacetan menunjukkan perhatian terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat kesehatan di tengah keramaian, yang kerap meningkat saat momen tahun baru.
Dengan seluruh sumber daya yang telah dimobilisasi,Polres OKU menargetkan agar momen pergantian Tahun Baru 2026 di wilayah hukumnya dapat dilewati dengan penuh sukacita tanpa melupakan aspek keamanan. Keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjadi tujuan utama dari siaga total 146 personel tersebut, mengantarkan masyarakat memasuki tahun baru dengan kondisi yang kondusif dan damai.(gnn/red)












