Baturaja OKU Sumsel,Gemanusantaranews.com –
Sebanyak 499 warga negara Indonesia secara resmi dikukuhkan sebagai Komponen Cadangan(Komcad) TNI Matra Darat dalam sebuah upacara militer yang khidmat. Upacara penetapan ini menjadi momen bersejarah dalam penguatan sistem pertahanan semesta negara, yang menandai telah siapnya kekuatan cadangan terlatih untuk mendukung tugas-tugas TNI.
Acara yang berlangsung di Taman Kota Baturaja,Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Rabu (5/11/2024) tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Gabriel Lema. Kehadiran beliau sebagai inspektur upacara menegaskan pentingnya peristiwa strategis ini dalam peta pertahanan nasional.
Ke-499 personel Komcad ini bukanlah wajah baru.Sebelum pengukuhan, mereka telah menjalani proses pembentukan mental dan fisik yang intensif. Selama dua bulan penuh, tepatnya mulai 5 September hingga 5 November 2024, mereka digodok dalam pendidikan dan latihan tempur di Pusat Pendidikan Latihan Tempur (Dodiklatpur) Raya Baturaja.
Amanat Menteri Pertahanan yang dibacakan oleh Mayjen TNI Gabriel Lema menyoroti makna mendalam di balik pengabdian mereka.Dinyatakan bahwa kehadiran para Komcad merupakan cerminan nyata dari keikhlasan, antusiasme, ketulusan, dan kecintaan yang mendalam terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka adalah representasi rakyat yang siap membela tanah air.
Lebih lanjut,Mayjen Lema menegaskan peran strategis mereka dengan menyatakan, “Dari sinilah saudara-saudara sekalian membangun Indonesia ke arah yang lebih kuat dan maju.” Pernyataan ini menempatkan Komcad bukan hanya sebagai kekuatan tempur cadangan, tetapi juga sebagai pilar dalam membangun ketangguhan dan kemajuan bangsa.
Pasca-penetapan,komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme menjadi tantangan utama. Setiap personel diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan bangsa. Intinya, mereka dipersiapkan untuk menjadi “pengganda kekuatan” TNI yang andal saat diperlukan dalam menghadapi ancaman.
“Selalu siap siaga untuk membela negara dan bersedia untuk memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI,”tegas Gabriel Lema, mengingatkan akan tugas suci yang kini diemban oleh ke-499 personel tersebut. Pesan ini menjadi pengantar resmi mereka menuju tugas baru di masyarakat.
Keberadaan Komponen Cadangan ini memiliki landasan hukum yang kuat.Pembentukannya diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021, yang merupakan peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Undang-Undang tersebut mendefinisikan Komponen Cadangan sebagai Sumber Daya Nasional—yang mencakup sumber daya manusia,sumber daya alam, dan sumber daya buatan—yang disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi. Tujuannya adalah memperbesar dan memperkuat kekuatan serta kemampuan komponen utama (TNI) dalam menghadapi berbagai ancaman yang membahayakan kedaulatan negara.
Upacara yang berlangsung dengan lancar ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi militer dan sipil,mencerminkan dukungan menyeluruh terhadap program Komcad. Tampak hadir antara lain perwakilan dari Bupati OKU, Komandan Kodim (Dandim) OKU, Kapolres OKU, serta jajaran Asisten dan perangkat daerah (OPD) setempat. Kehadiran Direktur Utama Sinar Mas dalam kesempatan ini juga menunjukkan partisipasi dan dukungan dari dunia usaha bagi pertahanan negara. Di akhir acara, Mayjen Gabriel Lema mengucapkan, “Selamat bertugas di tempat masing-masing,” sebagai bekal bagi para Komcad untuk kembali ke masyarakat dengan peran dan tanggung jawab yang baru.(gnn – Endang).












