Baturaja OKU,Sumatera Selatan,GemaNusantaraNews.com –
Sebanyak 70 personel Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) menjalani ujian bela diri sebagai bagian dari proses Ujian Kenaikan Pangkat (UKP).
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan krusial yang wajib dilalui setiap anggota sebelum resmi naik pangkat.
Ujian tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh peserta memiliki kompetensi fisik dan keterampilan teknis yang sesuai standar institusi.
Ujian bela diri tersebut digelar pada hari Selasa, 28 April 2026, tepat pukul 09.00 WIB.
Lokasi pelaksanaan bertempat di halaman Markas Polres OKU, Baturaja.
Kegiatan dimulai tepat waktu dan berlangsung dalam suasana tertib serta kondusif.
Seluruh peserta merupakan personel Polres OKU yang masuk dalam periode kenaikan pangkat 1 Juli 2026.
Mereka berasal dari berbagai fungsi dan satuan kerja di lingkungan Polres OKU.
Para anggota tampak serius mengikuti setiap materi ujian dengan semangat profesionalisme.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh tim penguji dari Polda Sumatera Selatan (Sumsel) yang diketuai oleh Kompol Sabur.
Kehadiran tim dari tingkat polda menunjukkan bahwa ujian ini bersifat objektif dan terstandarisasi.
Selain itu, turut hadir Kabag SDM Polres OKU Kompol Alpian, S.E., M.M., serta Kasat Binmas Polres OKU AKP Ujang Abdul Aziz, S.E.
Ujian ini merupakan syarat wajib dalam proses UKP sebagaimana disampaikan oleh Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P. Melalui Kasi Humas AKP Ferri Zulfian, pihak kepolisian menegaskan bahwa kemampuan bela diri adalah standar mutlak yang harus dikuasai setiap personel.
Hal ini berkaitan langsung dengan tugas pokok kepolisian di lapangan yang membutuhkan kesiapan fisik dan teknik pertahanan diri.
Pelaksanaan ujian berlangsung sistematis di bawah pengawasan ketat tim penguji dari Polda Sumsel.
Para peserta mengikuti rangkaian materi yang telah ditentukan, mulai dari teknik dasar hingga simulasi praktik bela diri.
Seluruh gerakan dan prosedur dinilai secara langsung oleh para penguji untuk memastikan tidak ada pelanggaran standar.
Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian menekankan bahwa ujian ini merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan personel memiliki kesiapan fisik, keterampilan, serta kemampuan bela diri yang menjadi standar dalam kenaikan pangkat.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang menunjukkan kedisiplinan dan keseriusan tinggi.
Dengan demikian, tidak hanya proses administrasi yang dipenuhi, tetapi juga aspek kemampuan riil di lapangan.
Kegiatan ujian bela diri ini menjadi bukti nyata komitmen Polres OKU dalam meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.
Dengan pengujian yang tepat sasaran terhadap 70 personel, diharapkan proses kenaikan pangkat menghasilkan anggota yang tidak hanya berprestasi secara administrasi, tetapi juga unggul dalam kesiapan operasional dan bela diri yang mumpuni.(red)












