Tumpang Tindih Anggaran Pembuatan Aplikasi Sistem Keuangan Daerah , Ormas Siap Laporkan Kepihak Terkait

Lampung Timur – gemanusantaranews.com — pembuatan Aplikasi Sistem Keuangan Daerah di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan di 24 Kecamatan sudah di anggarkan dan di bayar melalui anggaran BPKAD, sedangkan di setiap OPD dan Di 24 Kecamatan memiliki anggaran sendiri untuk membayar internet sebesar 5juta perbulan. jum’at 26/07/2019

 

ketua Harian LMP Macab Lampung Timur, Rini Mulyati Angkat Bicara terkait pembuatan Aplikasi Sistem Keuangan Daerah Di setiap OPD dan di 24 Kecamatan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.314jt di 34 opd dan 24 kecamatan.

Menurut Rini Mulyati, anggaran pembuatan aplikasi sistem keuangan daerah tersebut sudah di anggarkan melalui anggaran yg tertera pada BPKAD Lampung timur. Namun mengapa ada anggaran titipan di setiap OPD dan 24 kecamatan yg di gunakan untuk belanja internet sementara pembayaran jasa internet untuk seluruh OPD dan 24 kecamatan sudah di biayai oleh anggaran yg terdapat di Kominfo Lampung timur. Hal ini yang terkesan tumpang tindih.

“Dari hasil investigasi kita bahwa anggaran aplikasi sistem keuangan daerah itu sudah ada pada BPKAD, lalu pertanyaanya, uang 5 juta tiap OPD ditambah 6 juta untuk kantor Kecamatan sebanyak 24 Kantor camat itu, uangnya masuk ke rekening siapa?, Atas dasar itulah kita berani mengatakan ada indikasi korupsi dari anggaran BPKAD sejak Tahun 2018 sampai Tahun 2019,” tandas Rini Mulyati.

Lebih jauh Rini Mulyati menegaskan untuk mengkaji hasil temuan nya dengan mengaitkan praktisi hukum untuk segera mengambil tindakan selanjutnya.

“Kami akan segera berkoordinasi, dan selanjutnya akam melaporan kepihak terkait.” Tandasnya (apri)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel kami untuk informasi terbaru, silakan berlangganan newsletter kami di bawah ini.

No Responses

Tinggalkan Balasan